Marc Klok Bakal Sangat Klop untuk Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae-yong, Ini Alasannya

Marc Klok Bakal Sangat Klop untuk Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae-yong, Ini Alasannya
Pemain Persib Bandung, Marc Klok melambaikan usai pertandingan melawan Barito Putra pada laga BRI Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (4/9/2021). (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kabarnya ingin memasukkan nama gelandang Persib Bandung, Marc Klok ke dalam skuadnya untuk pentas SEA Games 2021 mendatang. Shin sepertinya tahu betul bahwa Klok akan sangat penting untuk timnya.

Keinginan Shin memanggil Klok ke skuad Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2021 sendiri diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Namun, pemanggilan ke Timnas Indonesia terkendala aturan FIFA karena mantan pemain PSM Makassar dan Persija Jakarta itu tidak punya bukti garis keturunan Indonesia seperti yang disampaikannya. Jadi sebagai opsi lain, pemain berusia 28 tahun itu harus menetap di Indonesia selama lima tahun berturut-turut.

"Satu yang jelas, Shin Tae-yong sudah lama meminta Marc Klok. Namun, ketentuannya belum bisa karena ia belum tinggal selama lima tahun," ujar Ketua PSSI yang karib disapa Iwan Bule itu.

Bergabungnya Marc Klok ke Tim Garuda Muda juga disambut gembira juru taktik Persib, Robert Alberts. Menurutnya, ini menjadi sebuah pengakuan akan kualitasnya selama ini.

"Marc terpilih masuk Timnas U-23 dan ini tentu bagus bagi Marc. Ini menjadi pengakuan untuk kualitasnya. Dia bisa lebih berkontribusi untuk sepak bola Indonesia dan saya tentu sangat senang terhadapnya," ujar Robert Alberts.

Marc Klok memang layak bergabung dengan Timnas Indonesia karena memiliki kualitas yang mumpuni. Dia akan memberikan warna berbeda bagi lini tengah tim.

Bola.net akan mencoba mengulas alasan Marc Klok masih bisa menjadi pembeda di Timnas Indonesia U-23.

1 dari 4 halaman

Determinasi Tinggi

Kehadiran Marc Klok di Timnas Indonesia tentu bakal menambah kekuatan di lini tengah. Marc Klok bisa menjadi andalan untuk memutus aliran bola pemain lawan.

Marc Klok selalu tampil dengan determinasi tinggi dalam setiap pertandingan. Naluri bertahannya juga cukup baik sehingga membuat tim lawan kesulitan dalam mengembangkan permainan.

2 dari 4 halaman

Gelandang Produktif

Gelandang Produktif

Pemain Persib Bandung, Marc Anthony Klok (kanan) berusaha melewati pemain Arema FC dalam laga pekan ke-14 BRI Liga 1 2021/2022 di Sultan Maguwoharjo, Minggu (28/11/2021). (c) Bola.com/Bagaskara Lazua

Tidak hanya dalam urusan bertahan, Marc Klok juga andal dalam urusan mencetak gol. Dia bisa menjadi solusi ketika lini serang kesulitan menjebol gawang lawan.

Selain itu, Marc Klok memiliki umpan-umpan terukur yang memanjakan para striker untuk dikonversi menjadi gol. Terbaru, dia memberi assist kepada David da Silva saat Persib mengalahkan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga BRI Liga 1 2021/2022.

Selama memperkuat Persib, Marc Klok sudah mencatatkan 3 gol dan 4 assist dari 25 penampilannya.

3 dari 4 halaman

Fisik yang Luar Biasa

Performa apik Marc Klok dalam setiap pertandingan tidak lepas dari kemampuan fisiknya yang luar biasa. Dia selalu tampil penuh ketika diturunkan.

Dari 25 penampilannya, Marc Klok hanya satu kali ditarik keluar ketika berhadapan dengan Persiraja Banda Aceh. Marc Klok ditarik keluar pada menit ke-64.

Keputusan menarik Marc Klok rupanya bukan alasan kelelahan. Pelatih Robert Alberts khawatir Marc Klok kembali mendapatkan kartu kuning sehingga absen dalam pertandingan menghadapi Arema FC.

4 dari 4 halaman

Pengalaman Juara

Marc Klok kali pertama berkarier di Indonesia pada Liga 1 2017 bersama PSM Makassar. Dia memperkuat Juku Eja selama tiga musim.

Pada musim pertamanya, Klok mengantarkan PSM ke peringkat tiga di klasemen akhir. Musim berikutnya, Klok membawa PSM berada di posisi runner up.

Hingga akhirnya, Klok menorehkan catatan manis ketika membawa PSM juara Piala Indonesia 2018/2019. Dia kemudian hijrah ke Persija dan menorehkan juara Piala Menpora 2021, di mana ia juga menjadi pemain terbaik saat itu.

Disadur dari: Bola.com (Muhammad Fiqih, Benediktus Gerendo Pradigdo) 16 Maret 2022