Beruntungnya Joao Felix Punya Mentor Sekelas Luis Suarez

Beruntungnya Joao Felix Punya Mentor Sekelas Luis Suarez
Joao Felix merayakan golnya ke gawang Juventus (c) Atletico Madrid Official

Bola.net - Ateltico Madrid patut mendapatkan pujian atas keberhasilan mendatangkan Luis Suarez di bursa transfer musim panas ini. Bagaimanapun Suarez masih merupakan salah satu striker terbaik di Eropa.

Suarez sudah 33 tahun, tapi masih bermain di level tinggi. Dia didepak Barcelona hanya karena proyek baru, bukan karena bermain buruk atau level yang menurun.

Terbukti, sejauh ini Suarez telah mencetak 4 gol dalam 5 penampilan di La Liga sebagai striker inti. Gol-golnya inilah yang dibutuhkan Diego Simeone.

Selain itu, kehadiran Suarez pun bakal membantu perkembangan si penyerang muda, Joao Felix.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Bebaskan tekanan

Felix adalah penyandang status pemain muda terbaik di dunia, kualitasnya tidak bisa dibantah. Namun, ketika dia tiba di Atletico pada tahun 2019 lalud, dia langsung memikul tekanan yang terlampau besar.

Dia langsung diharapkan jadi bintang utama, padahal jelas pemain 20 tahun ini masih butuh waktu adaptasi, juga beberapa kali dihantam cedera.

Felix mencetak total 9 gol dan 2 assists sepanjang musim lalu, tentu ini terbilang minim untuk pemain yang memecahkan rekor transfer klub. Alhasil posisinya semakin sulit, semakin mudah dikritik.

Joao Felix merayakan golnya ke gawang Juventus (c) Atletico Madrid OfficialJoao Felix merayakan golnya ke gawang Juventus (c) Atletico Madrid Official

2 dari 3 halaman

Kedatangan Suarez

Musim ini, kedatangan Suarez mengubah situasi. Sebagian besar tekanan di pundak Felix terlepas, sebab sekarang sudah ada striker senior yang lebih tangguh dan lebih bisa diandalkan.

Suarez langsung jadi bintang utama, langsung disorot, langsung diharapkan mencetak banyak gol. Dan sejauh ini striker Uruguay ini terbilang berhasil.

Tentu yang paling diuntungkan adalah Felix. Selain tekanan berkurang, dia juga bisa kembali bermain di posisi favoritnya, yakni pos di belakang striker.

Dia bisa bermain lebih bebas, bisa lebih sering membawa bola tanpa perlu dihakimi untuk torehan gol dan assist.

3 dari 3 halaman

Jadi mentor

Selain itu, yang tak kalah penting adalah pengalaman Suarez selama bertahun-tahun meraih trofi penting. Felix akhirnya mendapatkan mentor yang layak jadi contoh.

Suarez pun bisa jadi mentor di luar lapangan. Felix masih 20 tahun, masih perlu mempelajari banyak hal untuk mencapai potensi maksimalnya.

Sumber: 90min