
Bola.net - Barcelona merilis pernyataan keras terkait tuduhan yang dilontarkan Otoritas Pajak Spanyol. Presiden Barca Josep Maria Bartomeu sudah dituduh bersalah menggelapkan pajak dalam proses transfer Neymar ke Barcelona.
Awalnya Otoritas Pajak Spanyol hanya menetapkan mantan Presiden Barca Sandro Rosell saja dalam kasus menghindari pajak dalam transfer Neymar. Namun belakangan Bartomeu juga ikut terciduk karena Barca melakukan pembayaran kepada N&N setelah pergantian kursi kepresidenan silam.
Ceritanya, Barca membayar lima juta euro kepada N&N (perusahaan milik ayah Neymar) sebagai bagian dari transfer. Pembayaran itu dilakukan pada 31 januari 2014, ketika Bartomeu sudah menjabat sebagai Presiden sehingga ia pun masuk sebagai tertuduh. Tuduhan itu dilayangkan lewat Kejaksaan Negeri Spanyol beberapa hari silam.
Barcelona dan Otoritas Pajak Spanyol memiliki pandangan yang berbeda mengenai kasus ini. Barca merasa mereka tidak bersalah karena menganggap uang 40 juta euro yang dibayarkan kepada N&N bukanlah bagian dari transfer Neymar. Sementara itu, Otoritas Pajak Spanyol bersikukuh bahwa dana yang awalnya ditransfer secara rahasia itu merupakan bagian dari transfer.
Pernyataan resmi Barca berbunyi: Mengenai tuduhan dari Kejaksaan Spanyol yang menyatakan bahwa Presiden Josep maria Bartomeu terlibat penggelapan pajak pada 2014, Barcelona menyatakan tidak setuju sama sekali.
Barca sebenarnya sudah membayar 13 juta euro sebagai upaya untuk menutup kasus ini. Namun pengadilan Spanyol terus mengusut kasus ini sehingga diketahui bahwa Barca sudah mengeluarkan hampir 95 juta euro untuk mendatangkan Neymar dari Santos. [initial]
(fcb/hsw)
Awalnya Otoritas Pajak Spanyol hanya menetapkan mantan Presiden Barca Sandro Rosell saja dalam kasus menghindari pajak dalam transfer Neymar. Namun belakangan Bartomeu juga ikut terciduk karena Barca melakukan pembayaran kepada N&N setelah pergantian kursi kepresidenan silam.
Ceritanya, Barca membayar lima juta euro kepada N&N (perusahaan milik ayah Neymar) sebagai bagian dari transfer. Pembayaran itu dilakukan pada 31 januari 2014, ketika Bartomeu sudah menjabat sebagai Presiden sehingga ia pun masuk sebagai tertuduh. Tuduhan itu dilayangkan lewat Kejaksaan Negeri Spanyol beberapa hari silam.
Barcelona dan Otoritas Pajak Spanyol memiliki pandangan yang berbeda mengenai kasus ini. Barca merasa mereka tidak bersalah karena menganggap uang 40 juta euro yang dibayarkan kepada N&N bukanlah bagian dari transfer Neymar. Sementara itu, Otoritas Pajak Spanyol bersikukuh bahwa dana yang awalnya ditransfer secara rahasia itu merupakan bagian dari transfer.
Pernyataan resmi Barca berbunyi: Mengenai tuduhan dari Kejaksaan Spanyol yang menyatakan bahwa Presiden Josep maria Bartomeu terlibat penggelapan pajak pada 2014, Barcelona menyatakan tidak setuju sama sekali.
Barca sebenarnya sudah membayar 13 juta euro sebagai upaya untuk menutup kasus ini. Namun pengadilan Spanyol terus mengusut kasus ini sehingga diketahui bahwa Barca sudah mengeluarkan hampir 95 juta euro untuk mendatangkan Neymar dari Santos. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 3 Februari 2015 22:39
-
Liga Spanyol 3 Februari 2015 20:10
-
Liga Italia 3 Februari 2015 19:43
-
Liga Spanyol 3 Februari 2015 16:43
-
Liga Spanyol 3 Februari 2015 16:35
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 22 Maret 2025 08:41
-
Bola Indonesia 22 Maret 2025 07:53
-
Tim Nasional 22 Maret 2025 07:44
-
Tim Nasional 22 Maret 2025 07:42
-
Tim Nasional 22 Maret 2025 07:29
-
Piala Eropa 22 Maret 2025 07:15
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 5 Pemain Gratisan yang Bisa Direkrut Manchester Un...
- Di Mana Mereka Sekarang? 4 Pemain 17 Tahun yang Pe...
- 7 Eks Pemain Real Madrid yang Bersinar di Tempat L...
- 10 Opsi Striker untuk Man United: Solusi Ruben Amo...
- 5 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Liverpool
- 7 Mantan Rekan Setim Cristiano Ronaldo yang Pernah...
- Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Diminta Pau...