Ducati Mulai Persiapkan 2023: Pilih Jack Miller atau Jorge Martin?

Ducati Mulai Persiapkan 2023: Pilih Jack Miller atau Jorge Martin?
Jorge Martin dan Jack Miller (c) Ducati Corse

Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan pihaknya sudah mulai membuat gambaran line up skuad tim pabrikannya di MotoGP 2023. Jika melihat performa Pecco Bagnaia sepanjang 2021, rider Italia itu cenderung akan dipertahankan. Namun, rider yang akan jadi tandemnya nanti kini jadi salah satu pertanyaan besar.

Saat ini, Bagnaia bertandem dengan Jack Miller, yang paling berpengalaman di antara rider Ducati lainnya, yakni sejak 2018. Ia jadi harapan utama Ducati dalam perebutan gelar, dan mereka pun puas usai The Thriller menang di Jerez dan Le Mans. Namun, pada tengah musim, Miller naik-turun meski sempat naik podium di Catalunya.

Miller baru kembali garang jelang akhir musim, usai naik podium di Algarve dan Valencia, sementara Bagnaia justru jadi rival terkuat Fabio Quartararo dalam perebutan gelar. Di lain sisi, debutan Pramac Racing, Jorge Martin, juga acap kali menunjukkan performa bombastis, termasuk menang di Seri Styria, meski sempat absen empat seri.

1 dari 2 halaman

Tadinya Jack Miller Ditargetkan Jadi Kandidat Juara

Tadinya Jack Miller Ditargetkan Jadi Kandidat Juara

Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

"Target kami tadinya memulai musim dengan Jack sebagai kandidat juara, sementara Pecco masuk lima besar. Pecco meraih pole di Qatar, memperebutkan kemenangan, lalu menjalani paruh musim kedua dengan fantastis. Jack meraih kemenangan perdananya bersama Ducati di Jerez dan Le Mans. Sayangnya, setelah itu ia naik-turun," kisah Ciabatti via Corsedimoto, Senin (29/11/2021).

Ciabatti mengakui Ducati puas atas performa Bagnaia dan Miller yang masing-masing duduk di peringkat 2 dan 4 pada klasemen. Namun, line up tim pabrikan pada 2023 akan dipertimbangkan lagi. "Kontrak kebanyakan rider kami akan habis pada akhir 2022. Pada beberapa kasus ada kans untuk memperpanjang kontrak mereka," tuturnya.

"Gagasan umum kami adalah mulai membayangkan komposisi ideal untuk tim kami usai beberapa balapan tahun depan. Kami sudah punya beberapa ide, namun jelas lebih menyenangkan melihat jalannya awal musim terlebih dahulu, dan kemudian mengambil untung dari opsi kontrak kami," lanjut pria asal Italia ini.

2 dari 2 halaman

Jack Miller Punya Ambisi Baru di MotoGP 2022

Jack Miller Punya Ambisi Baru di MotoGP 2022

Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) Ducati Corse

Ciabatti pun tak memungkiri, meski Miller tampil apik musim ini, ada beberapa hal yang harus ditingkatkan lagi. "Jack salah satu rider tercepat. Dalam beberapa kondisi tertentu, ia bahkan rider terbaik atau salah satu yang terbaik. Namun, kadang gaya balapnya tak membantunya menghemat ban pada paruh kedua balapan. Ini salah satu area yang harus kami bantu untuk lebih baik," ujarnya.

Miller sendiri, yang akan balapan sebagai rider wildcard di Australian Superbike Championship (ASBK) di The Bend, Australia, pada 3-5 Desember 2021, tegas bertekad untuk tampil lebih baik lagi di MotoGP 2022. Rider berusia 26 tahun ini memperingatkan bahwa musim 2021 adalah musim terbaiknya sejak turun di MotoGP pada 2015 lalu.

"Saya mengakhiri musim di peringkat keempat. Ini hasil terbaik saya sejauh ini. Saya telah naik tiga posisi ketimbang tahun lalu. Kini, target saya adalah naik tiga posisi lagi tahun depan! Tapi saat ini saya ingin menikmati liburan musim dingin, dan setelahnya kembali ke Eropa sebagai pembalap yang lebih baik," pungkasnya.

Sumber: Corsedimoto