Dituduh Ducati Mengada-ada, Jorge Lorenzo: Negosiasi Itu Memang Nyata!

Dituduh Ducati Mengada-ada, Jorge Lorenzo: Negosiasi Itu Memang Nyata!
Jorge Lorenzo saat masih membela Ducati di MotoGP 2018. (c) Ducati

Bola.net - Jorge Lorenzo baru-baru ini terlibat perang verbal dengan Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi, usai lima kali juara dunia itu akhirnya blak-blakan bahwa ia memang sempat menjalani negosiasi serius dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, untuk kembali balapan di MotoGP 2021.

Lorenzo mengakui hal ini lewat wawancaranya dengan Motorsport.com yang dirilis Selasa (15/9/2020), dua hari usai MotoGP San Marino digelar di Misano. Dalam wawancara itu, Lorenzo mengakui pembicaraan itu dimulai lewat panggilan telepon Dall'Igna pada 4 Mei 2020, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-33.

Tak lama setelah pembicaraan lewat telepon itu berakhir, test rider Ducati yang juga kawan baik Lorenzo, Michele Pirro juga mengirim pesan padanya untuk bertanya apakah ia memang ingin kembali ke Ducati. Kedua pembicaraan inilah yang membuat Lorenzo ingin balapan lagi.

1 dari 3 halaman

Davide Tardozzi Sangkal Adanya Negosiasi

Davide Tardozzi Sangkal Adanya Negosiasi

Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi (c) Ducati

Meski begitu, saat proses tanda tangan makin dekat, Lorenzo justru merasa gugup dan menyerah. Ia akhirnya mengundurkan diri dari negosiasi itu, usai mengingat-ingat semua alasannya pensiun dari MotoGP akhir musim lalu. Ia bahkan minta maaf kepada Dall'Igna, karena merasa telah menjatuhkan nama Dall'Igna di hadapan banyak orang.

Namun, lewat Sky Sport dalam pekan balap Emilia Romagna, Sabtu (19/9/2020) lalu, Tardozzi membantah keras pernyataan Lorenzo. Menurut eks pembalap WorldSBK ini, Lorenzo hanya menyatakan penilaiannya sendiri, dan ia menegaskan bahwa Ducati tak pernah mempertimbangkan namanya untuk 2021.

"Jorge hanya berkata menurut sudut pandangnya sendiri. Gigi hanya meneleponnya untuk mengucapkan selamat ulang tahun, ngobrol sebentar, dan Jorge menyatakan bahwa dirinya merasa baik-baik saja dalam situasinya sekarang. Memang ada beberapa candaan dari Gigi dan Michele, tapi Ducati telah menentukan strategi sendiri sejak lama," ujar Tardozzi.

2 dari 3 halaman

Senyata Bulatnya Bumi

Saat mendengar pernyataan Tardozzi, Lorenzo giliran memberi bantahan lewat Motosan.es pada hari yang sama. Lima kali juara dunia ini dapat memaklumi jika Tardozzi tak mau mengakui negosiasi mereka, namun ia merasa tak terima jika dibilang bahwa peristiwa itu terjadi berdasarkan sudut pandangnya sendiri.

"Saya bisa paham mereka tak bisa mengakui sesuatu yang takkan memberi keuntungan. Tapi saya takkan tinggal diam jika kata-kata saya diragukan atau dibalik, dan bikin saya terkesan sebagai orang yang mengada-ada realita. Saya sudah menunjukkan karakter selama berkarier: saya selalu jujur saat mengatakan sesuatu," ungkapnya.

"Itu kredibilitas saya yang sudah diakui selama bertahun-tahun, karena saya ingin menjadi orang yang jujur dan setransparan mungkin. Negosiasi itu memang terjadi, namun gagal disepakati karena akhirnya saya berubah pikiran. Negosiasi itu memang nyata, senyata bahwa bumi itu bulat," pungkas test rider Yamaha ini.

Sumber: Sky Sport, Motosan