Gelandang Milan Minta Maaf pada Milanisti Setelah Sampdoria, Kenapa?

Gelandang Milan Minta Maaf pada Milanisti Setelah Sampdoria, Kenapa?
Suporter AC Milan (c) AP Photo

Bola.net - AC Milan lagi-lagi gagal menang. Menjamu Sampdoria di pekan ke-18 Serie A 2019/20, Senin (6/1/2020), Milan cuma mampu imbang dengan skor kacamata. Setelah pertandingan, Rade Krunic meminta maaf kepada para Milanisti atau pendukung Milan.

Menurut gelandang Milan asal Bosnia itu, melawan Sampdoria yang saat ini berada di papan bawah, mereka seharusnya bisa menang. Beberapa peluang tercipta, tapi hanya gol yang kurang dari Milan. Dia juga melontarkan pujian buat Zlatan Ibrahimovic, rekan barunya di Milan.

Milan kini berada di peringkat 12 dengan perolehan 22 poin dari 18 laga (M6 S4 K8). Tim besutan Stefano Pioli itu masih terpaut 13 poin dari empat besar.

Krunik sendiri memiliki dua peluang, tapi gagal memanfaatkannya untuk membobol gawang Sampdoria. Dia menyesalinya.

1 dari 2 halaman

Bukan Performa Terbaik

Bukan Performa Terbaik

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli (c) AP Photo

Milan unggul penguasaan bola mencapai 68,3%. Milan juga unggul jumlah tembakan (19-6) maupun tembakan tepat sasaran (8-2). Namun, Milan gagal menang.

"Kami tak mampu mencetak gol, cuma itu," kata Krunic kepada Milan TV, seperti dikutip Sempre Milan. "Kami melakukan beberapa kesalahan yang tak seharusnya dilakukan, tapi kami tak kekurangan peluang di laga ini."

"Saya sangat menyesal dan berharap kami mampu mencetak lebih banyak gol dan meraih lebih banyak poin. Saya merasa nyaman dengan Bennacer, kami memainkan 4-3-3 di Empoli."

"Ini bukan permainan terbaik saya maupun rekan-rekan saya. Kami seharusnya lebih baik dan lebih tajam di 20 meter terakhir agar bisa memanfaatkan peluang-peluang yang tercipta."

2 dari 2 halaman

Tentang Zlatan Ibrahimovic

Tentang Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic (c) AP Photo

Laga melawan Sampdoria menandai debut kedua Zlatan Ibrahimovic setelah kembali ke Milan. Dia masuk menggantikan Krzysztof Piatek di menit 55.

Ibra belum berada dalam bentuk terbaiknya. Namun, hanya dalam satu babak, dia mampu memberikan sesuatu yang lebih kepada tim daripada Piatek sepanjang musim. Performanya terbilang menjanjikan.

"Ibrahimovic? Kita tahu dia adalah seorang juara dan pemain yang berkelas," lanjut Krunic.

"Sebagai seorang pribadi, dia sangat mengejutkan saya, karena dia ternyata anak yang rendah hati, kalau boleh saya panggil 'anak' (sambil tertawa, red). Lalu, dia juga bicara bahasa saya. Kami bisa ngobrol dengan enak."

"Saya minta maaf untuk peluang itu. Saya seharusnya memanfaatkannya dengan lebih baik," pungkas gelandang Milan tersebut.

Sumber: Sempre Milan

Menurut Bolaneters, apakah Milan masih bisa lebih baik lagi? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.