MU Disebut Bodoh Jika Rekrut Thomas Tuchel, Kenapa?

MU Disebut Bodoh Jika Rekrut Thomas Tuchel, Kenapa?
Thomas Tuchel pada laga babak 16 Besar Liga Champions 2023/2024 antara Bayern Munchen vs Lazio (c) AP Photo/Matthias Schrader

Bola.net - Mantan pemain Arsenal Emmanuel Petit tidak melihat pelatih sebagai masalah di Manchester United saat ini. Karena itu, merekrut Thomas Tuchel tidak ada gunanya bagi Setan Merah.

Manchester United tampil sangat mengecewakan pada musim 2023/2024. Setan Merah finis di posisi delapan klasemen akhir Premier League sehingga tidak akan berlaga di Liga Champions musim depan.

Nama Tuchel belakangan ini ramai dikaitkan dengan Manchester United. Dia diproyeksikan menjadi pengganti Erik Ten Hag pada musim 2024/2025 mendatang.

Tuchel memutuskan berpisah dengan Bayern Munchen pada musim panas ini. Menurut kabar yang beredar, Tuchel benar-benar berminat menangani Manchester United.

1 dari 3 halaman

Masalah MU Bukan Pelatih

Masalah MU Bukan Pelatih

Ekspresi Erik ten Hag dalam laga Premier League antara Crystal Palace vs Manchester United, Selasa (7/5/2024). (c) AP Photo/Ian Walton

Petit menilai yang menjadi masalah utama di Manchester United musim ini adalah pemain. Karena itu, melakukan pergantian pelatih tidak ada gunanya.

"Saya tidak berpikir manajer adalah masalah di Man United, jadi mempekerjakan Tuchel adalah tindakan bodoh," kata Petit kepada BoyleSports.

"Masalah di Man United saat ini adalah para pemain di lapangan. Mereka membutuhkan perombakan besar-besaran di musim panas dan harus merekrut pemain yang ingin memperjuangkan seragam tersebut."

2 dari 3 halaman

Banyak pemain Tidak Layak Bela MU

Banyak pemain Tidak Layak Bela MU

Pemain Manchester United merayakan kemenangan atas Newcastle di Premier League 2023/2024, Kamis (16/5/2024). (c) AP Photo/Dave Thompson

Petit melihat sebagian besar pemain tidak layak bermain di Manchester United. Karena itu, Setan Merah perlu melakukan perombakan pemain dan bukan mengganti pelatih.

"Separuh dari tim tidak memiliki kekuatan atau kualitas untuk mengenakan seragam itu dan saya sudah berusaha membela mereka, namun selama tiga atau empat musim terakhir, saya tidak mengakui klub ini atau nilai-nilai para pemain di lapangan," lanjutnya.

"Mereka bisa mengganti manajer, tapi mereka harus mengganti setidaknya separuh tim jika ingin sukses musim ini. Tidak mungkin Tuchel ingin bekerja dengan setengah dari pemain yang ada di sana saat ini."

Sumber: BoyleSports