Mikel Arteta: Crystal Palace Harusnya Bermain dengan 10 Orang!

Mikel Arteta: Crystal Palace Harusnya Bermain dengan 10 Orang!
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (c) AP Photo

Bola.net - Arsenal cuma mampu meraih hasil imbang ketika melawan Crystal Palace dalam laga lanjutan Premier League hari Selasa (19/10/2021). Namun hasilnya bisa berbeda kalau the Eagles bermain dengan 10 orang.

The Gunners tampil dengan percaya diri di hadapan fans setianya yang memadati Emirates Stadium. Pada menit ke-8, mereka berhasil mendapatkan gol pertamanya melalui aksi sang bintang, Pierre-Emerick Aubameyang.

Jelang akhir babak pertama, terjadi insiden di mana James McArthur menyepak betis Bukayo Saka. Wasit hanya memberi kartu kuning kepada gelandang Crystal Palace yang membuat pemain the Gunners bereaksi marah.

Palace dan McArthur lolos dari maut, dan membalikkan skor di babak kedua lewat Christian Benteke dan Odsonne Edouard. Untungnya, sebelum pertandingan berakhir, Arsenal mampu menyamakan kedudukan berkat Alexandre Lacazette. 2-2.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Harusnya Bermain dengan 10 Orang

Seperti halnya pemain Arsenal di lapangan, Mikel Arteta pun tampak frustrasi dengan keputusan wasit. Ditambah lagi tim VAR tidak mengintervensi. Menurutnya, apa yang dilakukan McArthur sangat pantas dihadiahi kartu merah.

"Saya tidak paham. Dengan apa yang dijelaskan kepada kami pada awal musim dan apa yang terjadi pada malam ini, sama sekali tidak masuk akal," ujar Arteta, seperti yang dikutip dari situs resmi klub.

Arteta sendiri mengaku tidak berbicara lebih lanjut kepada wasit setelah insiden terjadi. Ia hanya menyaksikan tayangan ulang kejadian ulang dan meyakini bahwa Crystal Palace, pada momen itu, seharusnya kehilangan McArthur.

"Anda harus langsung membuat keputusan, ketika itu sudah sangat jelas - anda dengan segera langsung tahu dan mereka harus bermain dengan 10 orang," lanjut pria berdarah Spanyol tersebut.

2 dari 2 halaman

Bicara Soal VAR

Pada kesempatan yang sama, Arteta juga menegaskan betapa pentingnya wasit mempertimbangkan masukan dari tim VAR. Sebab keputusan pemimpin pertandingan bisa membuat jalannya permainan berubah.

"Jika kami ingin mendeteksi sessuatu yang kami pikir sangat relevan dalam permainan - itu bisa mengubah pertandingan secara penuh - maka mereka harus melihatnya," kata mantan asisten pelatih Manchester City itu.

"Dalam situasi tersebut, itu tidak hanya memengaruhi mereka, namun kami juga harus menarik pemain keluar karena aksi itu. Jadi ini memengaruhi anda dalam dua cara yang berbeda. Itu tidak benar," pungkasnya.

Bukayo Saka yang dilanggar oleh McArthur melanjutkan laga hingga turun minum. Sebelum memasuki babak kedua, Arteta memilih menariknya keluar untuk digantikan oleh Albert Sambi Lokonga.

(Arsenal.com)