Kata Arteta Soal Noda 7 Kartu Merah di Tahun Pertama Tangani Arsenal

Kata Arteta Soal Noda 7 Kartu Merah di Tahun Pertama Tangani Arsenal
Momen ketika gelandang Arsenal, Granit Xhaka, mencekik pemain Burnley, Ashley Westwood, sebelum diganjar kartu merah dalam laga Premier League, Senin (14/12/2020). (c) AP Photo

Bola.net - Hukuman kartu merah untuk pemain-pemain Arsenal jadi salah satu noda dalam satu tahun kepelatihan Mikel Arteta. Total tujuh kartu merah di Premier League, Arteta berulang kali dirugikan.

Sabtu (19/12/2020) ini menandai satu tahun kepelatihan Arteta di Emirates Stadium. Torehannya seimbang, ada raihan dua trofi (Piala FA dan Community Shield), tapi musim 2020/21 ini berjalan begitu buruk.

Isu pemecatan Arteta pun sempat menguat, meski akhirnya pihak klub menegaskan masih memberikan dukungan penuh. Saat ini Arsenal sedang terpuruk di Premier League dan harus segera bangkit.

Arteta pun menanggapi kasus tujuh kartu merah selama satu tahun terakhir, jumlah terbanyak di antara tim-tim lain di liga. Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Soal tujuh kartu merah

Kasus tujuh kartu merah ini dapat dibagi dalam dua kategori. Pertama ada hukuman kartu merah karena pelanggaran profesional, lalu ada kasus kartu merah karena tindakan indisipliner di lapangan.

Kasus kartu merah Granit Xhaka dan Nicolas Pepe beberapa bulan terakhir adalah masalah indisipliner, sisanya karena pelanggaran konyol.

"Saya sudah berkata sebelumnya, saya kira kami telah menerima tujuh kartu merah sejak saya tiba dan dua di antaranya karena alasan indisipliner, sisanya karena tindakan-tindakan berbeda," buka Arteta di laman resmi Arsenal.

"Kartu merah terakhir, untuk Gabriel [Magalhaes], dia masih 22 tahun dan baru menyesuaikan diri di Premier League -- jangan lupakan itu."

2 dari 2 halaman

Tidak bisa terima

Terakhir ada kasus kartu merah Gabriel Magalhaes saat Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Southampton, Kamis (17/12/2020). Kasus ini sangat merugikan, sebab Gabriel merupakan salah satu pemain paling konsisten di tengah kesulitan Arsenal dewasa ini.

"Meski begitu, jelas kami tidak bisa menerimanya pada momen sulit seperti ini. Sebab level Premier League terlalu tinggi dan kemenangan atau kekalahan selisihnya begitu tipis bagi kami," sambung Arteta.

"Kita lihat saja siapa yang akan bermain besok [vs Everton]. Jelas kami telah kehilangan Gabi karena kartu merah itu. Kami akan memutuskan hari ini siapa yang terbaik untuk jadi pengganti," tutupnya.

Sumber: Arsenal