Guardiola Kecewa Disebut Tak Punya Rasa Hormat

Guardiola Kecewa Disebut Tak Punya Rasa Hormat
Josep Guardiola (c) MCFC

Bola.net - - Pelatih Manchester City, Josep Guardiola mengatakan bahwa dirinya kecewa dengan pernyataan dari pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino yang menyebutnya tak memiliki rasa hormat.

Sebagaimana diketahui, Guardiola dan Pochettino baru-baru ini memang terlibat aksi saling berbalas komentar. Pemicunya adalah saat Guardiola menyebut Tottenham sebagai tim Harry Kane usai membawa Manchester City mengalahkan Chelsea dua pekan lalu.

Tak terima dengan pernyataan dari Guardiola itu, Pochettino membalasnya dengan menyebut komentar dari Pep itu sama saja dengan tak menghormati Tottenham. Bahkan Pochettino juga sempat menyinggung mengenai Barcelona ketika dilatih Guardiola yang saat itu menurutnya sangat mengandalkan Lionel Messi.

"Saya pikir musim lalu, orang yang paling banyak mengapresiasi cara mereka bermain adalah saya. Ketika dia kalah melawan Chelsea di semifinal Piala FA, saya mengatakan ini luar biasa karena Chelsea membuat empat tembakan tepat sasaran dan mencetak empat gol. Selalu saya katakan Tottenham adalah salah satu tim terbaik," ujarnya.

"Jadi saya sangat kecewa bila dia mengatakan itu, saya tak pernah merasa tak respek pada tahap ini dengan rekan-rekan saya," sambungnya.

"Saya menghormati banyak hal yang dilakukan Tottenham dalam dua atau tiga tahun terakhir, banyak pujian dalam cara mereka bermain dan bagaimana mereka menunjukkan sepakbola di Premier League, cara mereka bermain, selalu menyerang. Saya mengatakan ini berulang kali. Saya memberi banyak pujian tentang Tottenham, mungkin anda tak percaya, tapi mereka selalu menjadi pesaing. Musim lalu mereka finis lebih baik dari kami," tambahnya.

Selama waktunya di Barcelona, Guardiola sempat terlibat perang kata dengan pelatih Real Madrid saat itu, Jose Mourinho. Namun kali ini ditegaskan bahwa dirinya sama sekali tak mencoba mencari musuh dengan memberikan komentar kepada Tottenham dan Pochettino.

"Mungkin saya harusnya mengatakan 'tim Pochettino' dan bukan 'tim Harry Kane'. Saya melakukannya karena dia mecetak dua gol lebih banyak melawan Hudersfield dan dia mendapatkan lebih banyak dengan tim nasional," imbuhnya.

"Saya pikir Pochettino melakukan kesalahan. Tak pernah, dalam karir saya, saya tidak hormat. Mungkin saya bisa menjawab ketika seseorang menyerang tim saya, tapi saya tidak akan pernah bersikap tak respek tentang apa yang dilakukan Pochettino dan Tottenham," tandasnya.