Daniel Ek Sang Pendiri Spotify Siap Beli Arsenal

Daniel Ek Sang Pendiri Spotify Siap Beli Arsenal
Ekspresi kekecewaan Gabriel Martinelli di laga Arsenal vs Everton, Premier League 2020/21. (c) AP Photo

Bola.net - Fans Arsenal ingin Kroenke Sports & Entertainment [KSE] melepas kepemilikan mereka atas klub. Nama Daniel Ek, pendiri Spotify, muncul sebagai salah satu pembeli saham Arsenal jika memang dijual.

Kekecewaan fans Arsenal Kroenke sejatinya sudah berlangsung lama. Salah satu pemicunya, selain prestasi yang menurun, juga harga tiket yang terus naik setiap musimnya.

Baru-baru ini, gerakan #KroenkeOut menguat. Pemicunya adalah keputusan Arsenal bergabung dengan 11 klub lain untuk mendirikan European Super League [ESL]. Walau sudah mundur, fans Arsenal tetap marah dengan sikap tersebut.

1 dari 2 halaman

Fans Arsenal Sejak Kecil

Pekan ini, fans Arsenal melakukan aksi. Mereka protes di sekitar Stadion Emirates ketika Arsenal menjalani laga kandang lawan Everton. Tuntutan fans Arsenal hanya satu, #KroenkeOut secepatnya.

Rupanya, keinginan Arsenal itu mendapat respon dari Daniel Ek. Sang pendiri Spotify siap mewujudkan mimpi fans Arsenal dengan membeli saham KSE jika memang dijual. Ek juga mengaku sebagai fans The Gunners.

"Sebagai seorang bocah yang tumbuh besar, saya telah mendukung Arsenal selama saya bisa mengingatnya," tulis Ek di akun Twitter miliknya.

"Jika KSE ingin menjual Arsenal, saya akan dengan senang hati mengangkat topi saya," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Arsenal Tidak Dijual

Daniel Ek, juga fans Arsenal, untuk sementara harus menelan kecewa. Sebab, pihak Kroenke telah memastikan bahwa mereka belum punya rencana menjual klub dalam waktu dekat.

"Kami akan membangun ulang, kami percaya bahwa kami cocok untuk maju bersama Arsenal Football Club. Kami ditempatkan dalam situasi sulit oleh sumber dari luar klub," ujar Josh Kroenke, sebagaimana yang dikutip dari RedactionAFC.

"Saya ingin kembali ke London, ingin melakukan ini itu, saya sadar bahwa kami tidak pernah mendapatkan kepercayaan, kami harus membangun jembatan itu, dan akan dilakukan," lanjutnya.

"Kami punya rencana investasi yang besar, kami memiliki rencana. Kami ingin menjadi hebat lagi, tapi model jangka panjang tidak mendukung investasi jangka panjang yang tinggi. Kami tidak ada niatan untuk menjual klub."

Sumber: Twitter