Contoh Liverpool, Manchester United Diminta Pakai Jasa Konsultan Transfer

Contoh Liverpool, Manchester United Diminta Pakai Jasa Konsultan Transfer
Marcus Rashford merayakan golnya ke gawang Leicester City (c) AP Photo

Bola.net - Di balik sukses Jurgen Klopp bersama Liverpool, ada kebijakan transfer tepat yang dilakukan oleh klub. Nah, Manchester United diminta untuk memakai konsultan transfer sama dengan yang dipakai The Reds.

Liverpol menjadi tim yang begitu perkasa dalam dua musim terakhir. Musim 2018/1019 lalu, The Reds sukses menjadi juara Liga Champions. Di Premier League, Liverpool menjadi runner-up dengan meraih 97 poin.

Keperkasaan Liverpool berlanjut pada musim 2019/2020. Delapan laga sudah dimainkan oleh Jordan Henderson dan kawan-kawan di Premier League. Hasilnya, 24 poin dibungkus hasil menyapu bersih semua laga dengan kemenangan.

Selain taktik brilian Jurgen Klopp, sukses Liverpool juga ditunjang oleh kebijakan transfer yang tepat. The Reds membeli pemain yang memang dibutuhkan dan melepas pemain yang kontribusinya tidak lagi vital bagi klub.

1 dari 2 halaman

Liverpool Pakai Konsultan Transfer

Bicara soal aksi Liverpool di bursa transfer, ada beberapa nama yang patut di sorot. Pertama, Liverpool sukses membeli Mohamed Salah dari AS Roma dengan harga 40 juta euro saja. Kedua, Liverpool rela menunda transfer Virgil van Dijk selama enam bulan agar mendapat harga lebih murah.

Ketiga, Liverpool bersedia melepas Philippe Countinho ke Barcelona dan klub tidak merasakan dampak yang signifikan dari kepergiannya. The Reds justru diuntungkan secara finansial karena mendapat dana lebih dari 120 juta euro.

Selain itu, masih ada nama-nama lain yang sebenarnya bisa disorot seperti Fabinho, Naby Keita, dan beberapa pemain muda yang belakangan rajin dibeli oleh Liverpool.

Di balik aksi gemilang Liverpool di bursa transfer, ada peran sebuah firma yang menjadi konsultan transfer yakni Driblab. Perusahaan yang berbasis di Spanyol inilah yang memberikan saran kepada The Reds tentang siapa pemain yang harus dibeli dan bisa dilepas.

Driblab memiliki pemandu bakat dengan jumlah yang begitu besar. Mereka juga punya data-data tentang pemain berbakat di penjuru dunia. Selain itu, Driblab juga punya catatan statistik lebih dari 100.000 pemain yang dinilai punya potensi.

2 dari 2 halaman

Solskjaer Minta MU Contoh Liverpool

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sadar betul bahwa pendekatan yang dilakukan Liverpool jauh lebih tepat. Pria berusia 46 tahun tersebut, dikutip dari Metro, menyarankan klub untuk mengikuti langkah Liverpool dengan memakai jasa Driblab.

Manchester United sendiri selama ini hanya mengandalkan pemandu bakat internal klub untuk memantau pemain yang ingin dibeli. Kebijakan ini dinilai tidak begitu efektif karena ada beberapa pemain yang kurang maksimal seperti Fred dan Diogo Dalot.

Selain itu, United juga mendapat sorotan karena melepas sejumlah pemain yang dinilai masih penting bagi klub. Pemain tersebut antara lain: Romelu Lukaku, Ander Herrera, dan Alexis Sanchez.

Sumber: Metro