15 Kapten Paling Ikonik di Premier League (Bagian 3)

15 Kapten Paling Ikonik di Premier League (Bagian 3)
Kapten Liverpool, Jordan Henderson mengangkat trofi juara Liga Champions musim 2018/2019 (c) AP Photo

Bola.net - Premier League tidak lepas kaitannya dengan sosok kapten yang ikonik. Banyak klub Premier League yang melahirkan seorang kapten yang layak menyandang status legenda.

Tak jarang klub meraih kesuksesan berkat adanya sang kapten yang mampu menjadi pemimpin tim. Kharisma seorang kapten lah yang mampu membangkitkan motivasi tim untuk meraih kemenangan.

Kapten pula yang turut menciptakan suasana terasa lebih terarah. Saat tim sedang unggul atau tertinggal sosok kapten yang bisa membangkitkan gairah permainan pemain lainnya. Klub seperti Liverpool dan Manchester United bisa disebut sebagai klub bermental juara karena tidak lepas dari hadirnya kapten-kapten terbaik.

Di era Premier League setidaknya ada beberapa nama yang melekat sebagai sosok kapten terbaik. Siapa saja yang pantas diingat sebagai kapten yang ikonik berikut di antaranya:

1 dari 5 halaman

15. Phil Neville (Everton)

15. Phil Neville (Everton)

Phil Neville (c) AP Photo

Phil Neville bersama saudaranya Gary Neville merupakan bagian dari generasi emas Manchester United di tahun 1994 hingga 2005. Kemudian, Phil Neville memilih untuk berpisah dengan United dan bergabung dengan Everton.

Di klub asal Merseyside itulah kemudian Phil Neville mulai menemukan performa impresifnya. Dua tahun sejak kedatangannya kemudian Phil mendapatkan tugas lebih dan ditunjuk menjadi kapten Everton.

Bersama kepemimpinan Phil Neville, Everton sukses menjadi penantang di Premier League.

Phil Neville kemudian selama dua musim berturut-turut (2007/08 & 2008/09) berhasil mengantarkan Everton finish di posisi kelima. Hingga akhirnya Everton menjadi klub terakhirnya di 2013.

2 dari 5 halaman

14. Wes Morgan (Leicester City)

Wes Morgan menjadi salah satu bagian dari dongeng yang menjadi nyata ketika Leicester City menjadi juara Premier League 2015/16. Bukan hanya bagian biasa, Wes Morgan merupakan kapten tim dan selalu bermain penuh di setiap pertandingannya.

Bersama tandemnya Roberth Huth, Wes Morgan sukses menjaga lini belakang Leicester City dengan konsisten. Hingga akhirnya Wes Morgan mendapatkan satu trofi di karirnya sebagai kapten Leicester City.

Bersama Leicester dirinya akan terus menjadi bagian dari sejarah yang tidak terlupakan.

3 dari 5 halaman

13. Jordan Henderson (Liverpool)

13. Jordan Henderson (Liverpool)

Skipper Liverpool, Jordan Henderson. (c) AP Photo

Liverpool tentu akan selalu mengenang jasa dari kapten yang telah mewujudkan penantian 30 tahun akan trofi Premier League. Jordan Henderson lah sosok pemimpin yang kini berhasil membangkitkan gairah juara Liverpool.

Jordan Henderson juga merupakan seseorang yang dinilai bisa memimpin pemain lain. Henderson memiliki kemampuan untuk mengatur ritme pertandingan dari lini tengah dan memberikan motivasi serta arahan untuk rekannya.

Bersama kepemimpinan Henderson, Liverpool kini kembali menjadi momok di Premier League maupun Eropa. Terbukti dengan raihan trofi Champions League 2019 dan Premier League 2019/20.

4 dari 5 halaman

12. Stiliyan Petrov (Aston Villa)

12. Stiliyan Petrov (Aston Villa)

Stiliyan Petrov (c) Ist

Aston Villa pernah memiliki pemain terbaik dalam diri Stiliyan Petrov. Gelandang tersebut sukses terpilih menjadi pemain terbaik Aston Villa pada tahun 2009, dan akhirnya dia pun mengemban tugas sebagai kapten tim.

Di musim pertamanya bertindak sebagai kapten, Petrov kemudian berhasil mengangkat performa timnya. Aston Villa di musim tersebut berhasil finish di posisi keenam dan melaju ke partai final FA Cup dan juga final Piala Liga.

Namun, leukemia yang dideritanya memaksa Petrov harus menyudahi karirnya dengan cepat. Tahun 2013 kemudian menjadi akhir dari masa kepemimpinan Stiliyan Petrov di Aston Villa.

5 dari 5 halaman

11. Dennis Wise (Chelsea)

11. Dennis Wise (Chelsea)

Duet pelatih Garuda Select, Dennis Wise dan Des Walker (c) Garuda Select for Bola.net

Gelandang bertahan asal Inggris ini pernah membela Chelsea selama 11 tahun dari tahun 1991. Dua tahun sejak awal karirnya bersama Chelsea, Wise kemudian ditunjuk sebagai kapten tim.

Di tengah pergerakan transfer besar yang dilakukan Chelsea, Dennis Wise tetap menjadi simbol Chelsea selama hampir sedekade.

Dennis Wise memiliki ketegasan sebagai seorang gelandang bertahan dan seorang kapten. Ketegasan yang dimilikinya tersebut membuat dirinya menjadi seorang pemain yang diseganin kawan maupun lawan di lapangan.

Sikapnya tersebut juga yang juga membantu membentuk karakter pemimpin untuk kapten Chelsea selanjutnya, John Terry.

Sumber: Squawka

(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)