Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Septian Bagaskara

Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Septian Bagaskara
Anggota tim Persik membawa jersey pemain yang terkonfirmasi positif COVID-19 saat laga kontra PSS di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (2 2/2022). (c) Bola.com/Gatot Susetyo

Bola.net - Tabir ihwal masa depan Septian Bagaskara di Persik Kediri akhirnya tersingkap. Pemain berusia 24 tahun tersebut dipastikan tak akan memperkuat skuad Macan Putih pada musim depan.

Melalui rilis resmi mereka, Minggu (08/05), manajemen Persik Kediri mengumumkan perpisahan mereka dengan Septian Bagaskara. Mereka menyebut tak ada kesepakatan antara Persik Kediri dan penyerang muda ini.

"Sangat disayangkan tidak tercapai kata sepakat dengan Septian terutama mengenai kesempatan bermain," ungkap Direktur Utama Persik Kediri, Rawindra Ditya.

"Manajemen mengucapkan terima kasih atas kontribusi Septian Bagaskara selama ini dan semoga kesuksesan selalu menyertai karier Septian di manapun nantinya," sambungnya.

Sebelumnya, Septian sendiri telah memberi ucapan perpisahan terhadap Persik Kediri. Melalui instagram pribadinya, ia berpamitan dengan Macan Putih, klub yang ia perkuat selama lima musim.

Septian sendiri merupakan local hero bagi Persik Kediri. Ia menjadi salah seorang pemain kunci dalam sukses Macan Putih promosi ke Liga 1.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Pertahankan Lima Pemain Lokal

Kehilangan Septian tak membuat Persik Kediri kehabisan stok pemain lokal. Macan Putih memastikan telah mempertahankan lima lagi pemain lokal mereka.

Para pemain lokal yang kali ini dipastikan bertahan adalah Faris Aditama, Adi Eko Jayanto, Bayu Otto, Bagas Satrio, dan Jordan Zamorano.

Pelatih Persik Kediri, Javier Roca, menyebut bahwa kelima pemain asli Kediri tersebut memang masuk dalam skema permainan timnya untuk musim depan.

"Bukan hanya karena bakat daerah saja. Kendati kemarin sempat cedera, Bayu Otto cukup potensial. Begitu juga Bagas Satrio dan Jordan Zamorano. Meski menit bermainnya musim lalu belum cukup banyak, saya percaya ketiganya masih akan terus berkembang," papar Roca.

Sementara Adi Eko, diakui pelatih asal Chile ini, memiliki kemampuan fisik yang cukup mumpuni dan berguna di skema permainan yang diinginkannya nantinya. Selain itu, ia juga punya karakter dan bisa memberi warna bagi permainan tim.

Selain itu, Roca juga membeber pujian bagi sosok Faris Aditama. Menurutnya, pemain senior ini akan mempunyai peran ganda di skuad kebanggaan Persikmania ini. Fariz akan menjadi mentor di luar lapangan hijau bagi mayoritas pemain Persik Kediri, yang kini juga banyak dihuni oleh pemain muda.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)