Permohonan Izin Keamanan Celebes Cup 2012 Ditolak

Permohonan Izin Keamanan Celebes Cup 2012 Ditolak
Ketua panpel Celebes Cup 2012, Abdi Satria © Huyogo Simbolon
Bola.net - Pelaksanaan Celebes Cup 2012 akhirnya menemui hambatan. Hal itu diketahui setelah panitia penyelenggara turnamen tidak mendapat izin keramaian dari pihak Polrestabes Bandung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian secara tegas menyatakan izin keramaian tidak dikeluarkan. “Tidak (diberikan izin). Karena sebelumnya sudah mengajukan tapi tidak memenuhi persyaratan,” ujar Kasat Intel Polrestabes AKBP Teddy Gusnandar kepada Bola.net, Jumat (02/11) malam.

Tidak hanya laga yang berlangsung Sabtu (03/11), namun laga yang rencananya digelar pada Minggu (04/11) juga tidak bisa digelar. “Kalau sudah izin tidak keluar seharusnya besok tidak ada pertandingan,” jelas Tedi.

Berikut pesan yang diterima Bola.net terkait penjelasan pihak Polrestabes Bandung mengenai tidak dikeluarkannya izin Celebes Cup.

Dilaporkan tentang rencana kegiatan Sepak Bola “CELLEBES CHAMPIONSHIP 2” yang rencana akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Nov 2012 sebagai berikut:

  1. Setelah kami menerima surat permohonan perizinan keramaian dari pihak panitia, kami sudah menyarankan untuk melengkapi persyaratan kelengkapan administrasi.

  2. Sampai H-3 pihak panitia tidak melengkapi syarat administrasi tersebut & kami sudah buat & kirimkan jawaban surat penolakan terhadap permohonan rekomendasi / perijinan kegiatan tersebut kepada pihak panitia.

  3. Atas surat penolakan yang kami kirimkan tersebut, kemarin Kamis, 1 Nov 2012 pihak panitia mengajukan kembali surat permohonan izin keramaian (yang ke 2 kalinya) dengan dilampiri persyaratan administrasi terlampir.

  4. Mengacu pada Juklap Kapolri 02/XII/1995 tanggal 29 Desember 1995 tentang petunjuk pelaksanaan perizinan, semestinya pihak panitia harus melengkapi syarat administrasi “7 (tujuh) hari” sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai. Dengan demikian “Permohonan Rekomendasi/Izin Keramaian” tersebut kami tolak & kami sarankan untuk dijadwalkan ulang.

 (hug/dzi)