Kedatangan Tinoco ke Arema Terdampak Mundurnya Lanjutan Kompetisi

Kedatangan Tinoco ke Arema Terdampak Mundurnya Lanjutan Kompetisi
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah

Bola.net - Rencana Arema FC mendatangkan Victor Tinoco harus tertunda. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku belum bisa memastikan kapan pelatih fisik asal Brasil tersebut bakal tiba di Indonesia.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku sudah bersepakat dengan Tinoco. Pelatih yang sempat menangani Barito Putera ini pun disebut tinggal bertolak dari Brasil ke Indonesia.

"Kami berharap ia bisa segera tiba di Indonesia. Namun, saat ini kami tidak bisa memastikan kapan ia tiba," ujar Ruddy Widodo, pada Bola.net.

"Semua tergantung dengan jadwal latihan. Kalau memang tim berlatih lagi pada akhir November ini, ia akan datang pada akhir November," sambungnya.

Namun, Ruddy mengaku bahwa jadwal kedatangan Tinoco juga bisa mundur. Pasalnya, Arema -sambung manajer berusia 49 tahun ini- juga membuka opsi untuk memundurkan jadwal latihan mereka.

"Kalau nantinya jadwal latihan mundur, tentu kedatangan Tinoco juga ikut mundur," tutur Ruddy.

Sebelumnya, Arema FC berencana mendatangkan Victor Tinoco. Kedatangan pelatih fisik ini merupakan permintaan dari pelatih Arema FC, Carlos Oliveira.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Tinggal Berangkat

Tinggal Berangkat

Latihan fisik Arema FC di pantai (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah

Sementara itu, Ruddy menyebut bahwa satu-satunya yang membuat kedatangan Tinoco ke Indonesia tertunda adalah soal kepastian jadwal. Untuk urusan kesepakatan dan administrasi, menurut manajer asal Madiun ini, sudah tak ada masalah lagi dengan Tinoco.

"Untuk kesepakatan, semua sudah beres. Ia sudah sepakat bergabung dengan Arema FC," tutur Ruddy.

"Yang pasti, begitu ada kepastian turnamen dan kompetisi yang akan kita jalani, kita akan tentukan jadwal latihan. Kalau sudah ada jadwal latihan, kita akan pastikan kedatangan Tinoco," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)