
Bola.net - Pelatih Kiper Persebaya Surabaya, Benyamin van Breukelen mengikuti perkembangan sepak bola Eropa selama penundaan Shopee Liga 1 2020. Namun, dia lebih sering menikmati perkembangan Serie A.
"Tadi malam saya nonton AC Milan sama Napoli, terus kemarin Juventus saya nonton," kata pelatih yang akrab disapa Benny itu kepada Bola.net, Senin (23/11/2020).
Alasan Benny menyukai Serie A cukup unik. Rupanya dia mengikuti perkembangan kompetisi kasta tertinggdi di Liga Italia itu karena sosok Cristiano Ronaldo.
Advertisement
"Saya favoritnya sama Cristiano Ronaldo, jadi dimana dia main saya ikuti, dulu di Real Madrid, saya nonton Liga Spanyol, sekarang di Juventus saya nonton Serie A," lanjut Benny.
Mantan pelatih kiper Tira Persikabo tersebut mengaku mengikuti Cristiano Ronaldo sejak berseragam Manchester United (MU). Sejak saat itu, dia sudah berkeyakinan bahwa CR7 akan menjadi pemain besar.
Lantas apa yang membuat Benny van Breukelen mengidolakan Cristiano Ronaldo?
Sosok Pekerja Keras
Salah satu yang membuat Benny menyukai CR7 karena dinilai sebagai sosok pekerja keras. Dia mampu menjaga kondisinya sehingga tetap berada dalam top performa meski sudah tak lagi muda.
"Dia bisa dibilang pemain yang mau belajar, semua dipelajari, pergerakan dilatih, beda lah dia sama Lionel Messi, Messi memang punya talenta, dia pekerja keras," lanjutnya.
"Pemain bola kalau dia rajin dan mau kerja keras, pasti dia bisa maju, harus ditanamkan, kalau kamu mau kerja keras, kamu pasti bisa maju," imbuh Benny sembari mengingatkan pemain di Indonesia.
Jadi Pelajaran Sebagai Pelatih Kiper
Lebih lanjut, dengan mengidolakan Cristiano Ronaldo, profesinya sebagai pelatih kiper juga terbantu. Sebab, dia bisa menjadikan CR7 sebagai contoh striker yang harus diwaspadai oleh penjaga gawang.
"Saya lihat kalau bola di kaki Ronaldo, kayaknya percaya diri kiper berkurang," tegas pelatih keturunan Belanda yang lahir di Medan tersebut.
Dari situ, dia berupaya memberi motivasi kepada pemainnya agar tetap tenang dan percaya diri ketika menghadapi siapapun kipernya. Itu penting, karena sekelas David de Gea juga bisa gentar menghadapi Cristiano Ronaldo.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 23 November 2020 19:14
-
Liga Italia 23 November 2020 18:29
Lima Pelajaran dari Inter Milan vs Torino: Meski Menang, Masih Ada PR Untuk Conte
-
Liga Spanyol 23 November 2020 16:44
-
Liga Italia 23 November 2020 15:48
Keinginan dan Semangat, Kunci Sukses Inter Comeback Lawan Torino
-
Liga Italia 23 November 2020 10:20
HIGHLIGHT
- 5 Pemain Gratisan yang Bisa Direkrut Manchester Un...
- Di Mana Mereka Sekarang? 4 Pemain 17 Tahun yang Pe...
- 7 Eks Pemain Real Madrid yang Bersinar di Tempat L...
- 10 Opsi Striker untuk Man United: Solusi Ruben Amo...
- 5 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Liverpool
- 7 Mantan Rekan Setim Cristiano Ronaldo yang Pernah...
- Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Diminta Pau...