Demi Bantu Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona, Kiper Persib Rela tak Mudik ke Bali

Demi Bantu Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona, Kiper Persib Rela tak Mudik ke Bali
I Made Wirawan (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun

Bola.net - Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan, tak mudik ke Bali dan memutuskan bertahan di Bandung demi membantu memutus mata rantai penyebaran virus corona covid-19.

Bagi I Made Wirawan, ini adalah pertama kalinya ia tidak bisa mudik sejak ia gabung Persib Bandung pada tahun 2013 lalu. Sebelumnya, ia biasa menghabiskan waktu libur latihan Persib bersama keluarga di Bali.

Apalagi, jika tidak ada latihan dan pertandingan dengan waktu lebih lama, seperti libur lebaran, jeda kompetisi atau akhir kompetisi. Namun mengingat situasinya sekarang ini, ia tak melakukan tradisi tersebut.

Padahal, pemain bernomor punggung 78 tersebut dan rekan-rekannya sudah tidak berlatih lebih dari dua bulan. Itu ia lakukan untuk kebaikan bersama.

"Lebaran atau libur kali ini ingin sekali bisa mudik ke Bali. Tetapi, sesuai anjuran pemerintah, niat itu saya batalkan," katanya seperti dikutip dari laman resmi Persib.

"Jadi tetap di Bandung dan di rumah saja. Ini jadi pertama libur tidak pulang," sambungnya.

1 dari 2 halaman

Demi Kebaikan Keluarga

Tidak mudik juga I Made Wirawan suarakan buat semua bobotoh alias pendukung Persib Bandung. Walau sedih tak bisa bertemu keluarga, setidaknya bisa diobati melalui kontak video call.

Menurutnya, lebih baik orang-orang tidak mudik. Hal ini juga demi kebaikan keluarga di kampung halaman.

"Ini untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19. Semoga dengan menahan diri untuk tidak mudik bisa membuat semua kembali normal lebih cepat," serunya.

2 dari 2 halaman

Toleransi Beragama

I Made Wirawan mengaku bangga dengan toleransi beragama di Persib Bandung. Ia menyebut hal tersebut menunjukkan kesatuan di dalam tim.

I Made Wirawan memberi contoh selama menjalani latihan selama Ramadan. Persib biasanya mengubah waktu latihan dari pagi menjadi sore hari selama di bulan suci.

Made yang beragama Hindu mengaku sempat canggung saat hendak minum ketika berlatih. Namun, pemain muslim tidak mempermasalahkan itu dan menjunjung tinggi perbedaan.

"Awalnya saya tanya dulu dan mereka mengizinkan buat minum," ucap Made.

"Memang ngumpet-ngumpet kalau minum (saat latihan), biasanya di balik tiang. Saya tak mungkin juga minum di depan teman yang puasa," ujarnya.

Sumber Asli: Persib Bandung
Disadur dari: Liputan6.com/Penulis Bogi Triyadi/Editor Edu Krisnadefa
Published: 22 Mei 2020