EDITORIAL: Diego Costa, Monster Anyar di Ranah Eropa

EDITORIAL: Diego Costa, Monster Anyar di Ranah Eropa
Diego Costa (c) AFP

Bola.net - - Oleh: Gia Yuda Pradana

Bintang Atletico Madrid berkebangsaan dan , Diego Costa, merupakan salah satu striker dengan performa paling top di muka bumi saat ini. Dia adalah 'monster' anyar dengan insting gol menakutkan dan mulai mengibarkan namanya di kancah La Liga serta menuai respek dari seantero Eropa.

Kesuksesan Atletico menyamai rekor 100 persen Barcelona hingga jornada 8 La Liga 2013/14 salah satunya adalah berkat ketajaman Costa. Total 21 gol sudah disarangkan Los Colchoneros, dan 10 di antaranya atas nama pemain berusia 25 tahun yang memiliki speed, skill, dribel, heading dan finishing mumpuni tersebut.



Dengan 10 gol dalam 8 penampilan, Costa pun menduduki posisi puncak daftar top scorer sementara, mengungguli dua 'monster' lain yang sudah terlebih dahulu punya nama: Lionel Messi (Barcelona, 8 gol) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid, 7).

Torehan gol Costa tidak hanya terbanyak sementara di La Liga, tapi juga terunggul dibandingkan empat liga top Eropa lainnya. Di Premier League Inggris, forward Liverpool Daniel Sturridge memimpin dengan 6 gol. Di Serie A Italia, winger Torino Alessio Cerci juga punya 6 gol. Di Bundesliga Jerman, lima nama, termasuk striker Borussia Dortmund Robert Lewandowski pun sama-sama baru mengoleksi 6 gol. Di Ligue 1 Prancis, mantan mesin gol Atletico yang sekarang memperkuat AS Monaco, , sendirian memimpin dengan 7 gol.

Untuk mencari nama yang lesakan golnya melebihi atau sejajar dengan Costa, kita harus melihat liga-liga lain yang kelasnya sedikit di bawah. Sebut saja penyerang Salzburg Jonatan Soriano di T-Mobile Bundesliga Austria (13 gol) serta centre forward Feyenoord Graziano Pelle dan ujung tombak SC Heerenveen Alfred Finnbogason di Eredivisie Belanda (10 gol).

Dalam daftar resmi Golden Shoe Eropa, sementara ini Costa bahkan menempati posisi dua atau setingkat di bawah Nerijus Valskis, yang sudah mencetak 24 gol untuk Suduva dalam 29 pertandingan A Lyga Lithuania.

Costa sendiri sebenarnya sudah lama berkiprah di Eropa. Namun, dia lebih sering dipinjamkan ke klub lain.


Kalau dibandingkan, performa Costa yang sekarang jauh melebihi apa yang sudah pernah ditunjukkannya selama ini. Sebagai catatan, torehan 10 golnya musim ini saja sudah menyamai prestasi terbaiknya, yaitu 10 gol dalam 31 penampilan di La Liga musim lalu.


Dengan performa seperti itu, tak aneh rasanya Federasi Sepakbola Spanyol sampai mengajukan permohonan resmi kepada FIFA agar Costa bisa memakai seragam La Furia Roja.

Bagi Atletico, yang mana pun sama saja. Dua-duanya baik bagi Costa dan pihak klub. Tak ada yang bakal berubah. Costa bakal tetap jadi salah satu senjata andalan Diego Simone untuk merajut mimpi indah di Vicente Calderon musim ini serta musim-musim yang akan datang.