Dream Team Liverpool Ala Kapten MU Gary Neville

Dream Team Liverpool Ala Kapten MU Gary Neville
Gary Neville (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Gary Neville bermain bagi skuat utama Manchester United sejak tahun 1992 silam. Ia terus bermain bagi klub tersebut sampai akhirnya gantung sepatu pada tahun 2011 lalu.

Dengan masa edar yang lama, 19 tahun, Neville tentu sudah berkali-kali bertemu dengan Liverpool. Tentunya, sudah ada puluhan atau mungkin bahkan ratusan penggawa The Reds yang telah ia hadapi, seperti Steven Gerrard dan Jamie Carragher.

Dari situ, Neville lantas memilih 11 pemain terbaik yang pernah ia lawan di kubu Liverpool, dan membentuknya menjadi sebuah kesebelasan. Siapa sajakah para pemain pilihannya itu?

Simak nama-nama para pemai tersebut berikut ini.

1 dari 11 halaman

Kiper

Kiper

Pepe Reina

Liverpool memboyongnya ke Anfield pada musim panas 2005. Ia kemudian sempat dipinjamkan semusim ke Napoli pada musim 2013-14 menyusul kedatangan Simon Mignolet. Pada musim 2014-15 ia akhirnya dilepas permanen ke Bayern Munchen.

Reina sendiri merupakan kiper yang lama diidam-idamkan oleh Liverpool. Sebab sudah lama sekali mereka tak memiliki kiper hebat yang bisa bermain konsisten.
2 dari 11 halaman

Bek Kanan

Bek Kanan

Markus Babbel

Bek asal Jerman ini merupakan bek serba bisa. Ia bisa main sebagai bek tengah pula. Ia dibeli Liverpool dari Bayern Munchen pada tahun 2000 dan bertahan di Anfield hingga 2004.

Ia tak butuh waktu lama untuk beradaptasi di klub Anfield tersebut. Ia juga ikut berperan besar membawa The Reds meraih lima trofi di tahun pertamanya di klub tersebut.
3 dari 11 halaman

Bek Tengah

Bek Tengah

Stephane Henchoz

Liverpool memboyong bek asasl Swiss ini pada musim panas 1999. Ia bertahan di Anfield hingga tahun 2005.

Awalnya, Henchoz dipandang sebelah mata karena ia bukanlah bek yang memiliki reputasi mentereng. Akan tetapi, ia kemudian terbukti menjadi partner yang serasi bagi Sami Hyypia. Bahkan duet keduanya dianggap sebagai salah satu duet terbaik The Reds.
4 dari 11 halaman

Bek Tengah

Bek Tengah

Sami Hyypia

Bek asal Finlandia ini dibeli oleh Liverpool dari Willem II pada musim panas 1999. Ia bisa bertahan di Anfield hingga satu dekade.

Sama seperti Henchoz, cukup banyak fans yang heran dengan perekrutan Hyypia. Apalagi ia sebelumnya cuma membela klub-klub kecil. Namun pada akhirnya ia menjelma menjadi karang kokoh di pertahanan Liverpool. Ia juga masuk jajaran salah satu bek tengah terbaik klub tersebut.
5 dari 11 halaman

Bek Kiri

Bek Kiri

Jamie Carragher

Pria yang satu ini adalah seorang bek serba bisa. Ia bisa dimainkan sebagai full-back atau bek tengah. Ia juga sosok pemain yang loyal bagi Liverpool. Sejak memulai karirnya bersama The Reds pada tahun 1996, ia tak pernah berganti klub sampai pensiun pada tahun 2013 lalu.

Carragher awalnya banyak beroperasi di sisi kanan atau kiri lapangan. Akan tetapi sejak tahun 2004, Rafael Benitez memainkannya sebagai bek tengah. Dari situlah namanya kian meroket. Ia terus memainkan peran tersebut sampai gantung sepatu. Ia juga dipercaya jadi wakil kapten The Reds, mendampingi Steven Gerrard.
6 dari 11 halaman

Gelandang Kanan

Gelandang Kanan

Steven Gerrard

Ini dia salah satu legenda terbesar Liverpool. 17 tahun ia membela The Reds, dari tahun 1998 hingga 2015. Dengan kemampuannya yang komplit dan loyalitasnya, ia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki klub Merseyside tersebut.

Gerrard sudah menyumbangkan cukup banyak trofi bagi The Reds di sepanjang karirnya. Salah satunya adalah trofi Liga Champions 2005. Sayang pemain yang bisa dimainkan di hampir semua sisi lapangan ini gagal mempersembahkan trofi Premier League.
7 dari 11 halaman

Gelandang Tengah

Gelandang Tengah

Javier Mascherano

Gelandang bertahan asal Argentina ini direkrut oleh Liverpool pada tahun 2007. Ia hanya bertahan selama tiga tahun saja di Anfield dan kemudian gabung Barcelona.

Meski tak memiliki postur tubuh yang ideal untuk ukuran gelandang bertahan di Inggris, namun Mascherano menutupinya dengan kelebihannya dalam melakukan tekling yang akurat. Staminanya juga luar biasa.
8 dari 11 halaman

Gelandang Tengah

Gelandang Tengah

Xabi Alonso

Gelandang yang satu ini dibeli oleh Liverpool pada tahun 2004 dari klub Real Sociedad. Saat itu nama pemain Spanyol ini relatif belum dikenal oleh publik sepakbola Eropa. Namun saat ia angkat kaki dari Anfield pada tahun 2009 ia sudah menjelma jadi salah satu gelandang terbaik di Eropa dan dunia.

Alonso adalah seorang gelandang bertahan. Visi bermainnya top, ia kreatif dan kelebihannya adalah kemampuan mengumpannya yang sangat terukur. Ia pun menjadi deep playing midfielder yang handal. Selain itu tendangan jarak jauhnya juga jempolan.
9 dari 11 halaman

Gelandang Kiri

Gelandang Kiri

John Barnes

Ia adalah salah satu legenda Liverpool di era tahun 80 dan 90an. The Reds memboyongnya dari Watford pada tahun 1987 dan ia bermain selama satu dekade di Anfield.

Barnes adalah seorang pemain sayap yang brilian. Ia memiliki kecepatan lari di atas rata-rata dan skill olah bola yang brilian. Bahkan mantan bek Arsenal dan timnas Inggris, Tony Adams, menyebut Barnes memiliki gaya main ala pemain Brasil. Pada tahun 2006 silam, dalam poling yang dilakukan oleh fans The Reds, ia terpilih menjadi pemain terhebat Liverpool kelima sepanjang sejarah klub tersebut.
10 dari 11 halaman

Striker

Striker

Michael Owen

Striker yang satu ini merupakan pemain hasil didikan akademi Liverpool, sama seperti Steven Gerrard. Ia menimba ilmu dari tahun 1991 hingga akhirnya masuk tim senior The Reds pada tahun 1996. IA kemudian meninggalkan Anfield pada tahun 2004 untuk gabung Real Madrid.

Owen adalah predator di dalam kotak penalti. Meski tubuhnya tergolong mungil untuk ukuran Eropa, Owen memiliki kecepatan lari luar biasa. Hal itu ditopang dengan insting golnya yang jempolan. Bahkan ia juga tak jarang mencetak gol dari sundulan kepalanya. Ia pun tercatat sebagai pemain termuda yang paling cepat mengoleksi 100 gol di Premier League.
11 dari 11 halaman

Striker

Striker

Fernando Torres

Penyerang asal Spanyol ini didatangkan oleh Liverpool dari Atletico Madrid pada tahun 2007. Namun ia tak lama berada di Anfield karena pada tahun 2011 ia pindah ke Chelsea.

Torres sendiri langsung nyetel di Liverpool. Duetnya bersama Steven Gerrard menjadi salah satu duet penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh The Reds. Ia memiliki kecepatan yang bagus sebagai striker, dan insting mencetak gol yang luar biasa. Sayang ia gagal mempersembahkan trofi bagi klub tersebut.