Real Madrid vs Chelsea: Tiga Perkara di Pertemuan Pertama

Real Madrid vs Chelsea: Tiga Perkara di Pertemuan Pertama
Liga Champions, Real Madrid vs Chelsea (c) Bola.net

Bola.net - Real Madrid akan meladeni Chelsea dalam duel leg pertama semifinal Liga Champions 2020/21, Rabu (28/4/2021) besok. Laga ini akan jadi pertemuan pertama bagi kedua tim di UCL.

Sebenarnya kedua tim ini sudah tiga kali bertemu di kompetisi Eropa sebelumnya. Namun, saat itu formatnya belum seperti sekarang, belum dalam Liga Champions.

Kini keduanya bertemu di babak semifinal, pertarungan menuju final. Keduanya punya kepentingan masing-masing untuk meraih trofi musim ini.

Menariknya, meski baru pertama kali bertemu di lapangan, sebenarnya ada tiga perkara yang meramaikan duel dua tim ini. Apa saja?

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Kisruh Super League dan Abramovich

Presiden Madrid, Florentino Perez, tampak kecewa dan mengeluhkan klub-klub Inggris yang mundur dari gagasan European Super League kemarin.

Chelsea termasuk salah satu klub pertama yang memunculkan isu bakal mundur, akhirnya perlahan-lahan proyek besar itu rontok.

Artinya, saat ini hubungan kedua pemilik klub mungkin lebih buruk dari sebelumnya.

2 dari 3 halaman

Benzema vs Giroud

Rivalitas Karim Benzema dan Olivier Giroud cukup menarik. Benzema striker top, tapi sudah lama dikucilkan dari Timnas Prancis. Giroud sebaliknya, dia jadi pemain favorit Didier Deschamps.

Sampai sekarang, publik menilai Benzema seharusnya layak mendapatkan kesempatan lebih baik daripada Giroud. Sayangnya, hal itu tidak akan terjadi selama Deschamps masih melatih.

Beberapa tahun lalu, Benzema meramaikan perbandingan ini dengan analogi mobil. Dia sebagai mobil Formula 1 dan Giroud sebagai Go-Kart.

3 dari 3 halaman

Zidane tolak Kepa

Salah satu alasan Kepa Arrizabalaga tidak membela Real Madrid saat ini adalah karena penolakan Zinedine Zidane.

Kala itu, sebenarnya Madrid sudah sepakat mendapatkan Kepa sebagai pengganti Keylor Navas. Zidane menolak karena dia tidak mau merusak kondisi tim yang sedang harmonis.

Setelah itu justru Thibaut Courtois yang didatangkan, Keyloar hengkang. Keputusan ini tepat, terbukti Kepa sendiri kesulitan di Chelsea.

Sumber: Marca