AFC Dukung Proposal Perubahan Statuta FIFA

AFC Dukung Proposal Perubahan Statuta FIFA
Bola.net - Proposal perubahan Statuta FIFA yang akan disahkan dalam Kongres FIFA ke-63, secara aklamasi disetujui oleh konfederasi sepakbola Asia (AFC). Kesepakatan tersebut, dicapai dalam forum AFC confederation meeting yang digelar di Intercontinental Hotel Mauritius, Rabu (29/5) siang waktu setempat.

Semua delegasi yang hadir menerima usulan perubahan Statuta FIFA. Terutama Pasal 77 tentang Pembayaran Levy Pertandingan “A”, tidak lagi wajib dibayarkan ke FIFA. Tetapi cukup ke konfederasi, seperti diatur di Pasal 1. Sedangkan Pasal 2, memberi peluang kepada anggota konfederasi untuk meminta keringanan dengan tidak membayarkan levy tersebut.

Seperti yang tertuang dalam pasal 77 ayat 2 Statuta FIFA perubahan, yang berbunyi, "Anggota dapat menuntut pungutan mereka sendiri pada pertandingan yang dimainkan di wilayah mereka, terlepas dari konfederasi mereka, sesuai dengan Statuta dan Regulasi yang berlaku".

Pertemuan sebelum Kongres FIFA ke-63 itu dipimpin langsung Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim al-Khalifa. Selain dihadiri lima Wakil

Presiden AFC dan semua anggota eksekutif AFC, hadir pula memberi sambutan pembukaan dalam forum tersebut, Presiden FIFA Joseph Sepp Blatter.

Dalam sambutannya, secara tersirat Sepp Blatter memberi dukungan kepada satu-satunya wanita di jajaran Wakil Presiden AFC, Moya Dood untuk maju sebagai calon anggota Komite Eksekutif FIFA.

"Selamat untuk Moya Dood," tukas lelaki kelahiran 10 Maret 1936 tersebut.

Setengah berkelakar, Blatter meminta hadirin untuk memikirkan ulang penggunaan istilah “Female” untuk pengurus wanita di Statuta FIFA.

"Kenapa kita memakai kata “female”? Bukankah seharusnya memakai kata “lady”. Lebih sopan," tukas Blatter disambut tepuk tangan seluruh anggota AFC yang hadir.

Sementara Shaikh Salman dalam sambutannya mendukung inisiatif FIFA untuk meneruskan kampanye anti-rasis di sepakbola. Sehingga olahraga favorit ini terbebas dari kepentingan 'politik, agama atau warna kulit'.

Sepakbola membawa orang bersama-sama dengan melampaui batas-batas politik, agama dan warna, terutama di benua yang berbeda seperti Asia dan mempromosikan nilai-nilai sosial dan masyarakat.

Dalam forum tersebut, delegasi Indonesia dihadiri oleh Ketua Umum Djohar Arifin Husin, Sekjen Hadiyandra dan Bendahara Husni Hasibuan. Agenda Kongres FIFA ke-63 akan dibuka secara resmi Kamis, (30/5) di Swami Vivekananda International Convention Centre (SVICC) Pailles, Mauritius. (esa/dzi)