Tugas Berkurang: Valentino Rossi Jelaskan Keuntungan Bela Tim Satelit Yamaha
Anindhya Danartikanya | 24 November 2020 15:17
Bola.net - Meski sedih harus meninggalkan kawan-kawan baiknya di Monster Energy Yamaha MotoGP tahun depan, Valentino Rossi meyakini dirinya bisa bekerja lebih 'tenang' ketika membela Petronas Yamaha SRT, yang berstatus sebagai tim satelit. Hal ini ia nyatakan via GPOne, Senin (23/11/2020).
Tahun 2021 akan menandai pertama kalinya bagi Rossi kembali membela sebuah tim satelit sejak 2001, yakni saat ia membela Nastro Azzurro Honda. Menurutnya, membela tim satelit bukanlah masalah besar, apalagi jika sang pembalap mendapat dukungan teknis dan motor spek pabrikan.
Menurut Rossi, membela tim satelit bebannya tak terlalu besar ketimbang saat berada di tim pabrikan. Salah satu hal yang tak harus ia kerjakan mulai tahun depan adalah menjajal berbagai perangkat baru yang disediakan Yamaha di tiap pekan balap, hingga tinggal fokus memaksimalkan performa motor yang ia punya.
Tim Satelit Kini Tak Kalah Garang
Rossi juga menyatakan bahwa selama dua tahun terakhir, tim-tim satelit kini juga punya potensi yang tak kalah besar dari tim-tim pabrikan. Bahkan tahun ini, para rider tim satelit bisa mengancam dalam perebutan kemenangan, seperti Franco Morbidelli, Jack Miller, Fabio Quartararo, Miguel Oliveira, Takaaki Nakagami, dan lainnya.
"Tim pabrikan punya banyak keuntungan karena ada lebih banyak orang mengerjakan motor kami. Dalam bentuk angka, kekuasaan macam ini superior. Tapi tim pabrikan juga punya kekurangan, karena ada begitu banyak perangkat yang harus dijajal demi menjalankan pengembangan," ujar Rossi.
"Sementara itu, di tim satelit, kami hanya fokus pada performa di tiap pekan balap, dan sepertinya belakangan ini tim satelit justru mampu bekerja lebih baik. Contohnya di sesi kualifikasi Portimao, rider tim pabrikan terbaik hanya start dari posisi ketujuh [keenam]," lanjut sembilan kali juara dunia ini.
Akhiri Kisah Bersama Alex Briggs dan Brent Stephens
Di lain sisi, Rossi tak memungkiri dirinya akan sangat merindukan anggota kru yang sudah menemaninya sejak awal karier, terutama dua mekaniknya yang setia dan bakal pensiun, yakni Alex Briggs dan Brent Stephens.
"Saya akan merindukan orang-orang di kru saya. Selama 15 tahun terakhir, mereka adalah bagian penting dalam hidup saya. Kini saya malah harus meninggalkan teman-teman saya. Saat kembali ke garasi, saya emosional, karena kisah kami berakhir bersama orang-orang yang penting bagi saya, seperti Alex dan Brent.
Musim depan, Rossi hanya akan membawa sang crew chief, David Munoz; sang teknisi data, Matteo Flamigni, serta sang pelatih balap, Idalio Gavira. Dua mekanik lainnya, Bernard Ansiau dan Mark Elder kabarnya akan menjadi mekanik Quartararo.
Sumber: GPOne
Video: Miguel Oliveira Menangi MotoGP Portugal 2020
Baca Juga:
- Terhormat Bela KTM, Pol Espargaro Tak Cemas Gagal Menang
- Casey Stoner: Joan Mir Kejutan Manis, Tapi Sulit Samai Level Marc Marquez
- Casey Stoner Sebal Rider MotoGP Masa Kini Terpengaruh Instagram
- FIM Resmi Rilis Daftar Peserta MotoGP, Moto2, dan Moto3 2021
- Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Bahrain 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Galeri Foto: Momen Perpisahan Valentino Rossi dan Monster Energy Yamaha
Open Play 23 November 2020, 12:57 -
Valentino Rossi: Tim Pabrikan Yamaha Tim Terpenting dalam Hidup Saya
Otomotif 23 November 2020, 09:07 -
Valentino Rossi-Luca Marini Resmi Kembali Ikut Balapan Gulf 12 Hours
Otomotif 21 November 2020, 17:23 -
Valentino Rossi Sedih Ditinggal Dovizioso-Crutchlow 'Sendirian'
Otomotif 20 November 2020, 13:44 -
Valentino Rossi: Perjalanan Saya dengan Yamaha Bagaikan Film
Otomotif 20 November 2020, 09:20
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Italia vs Jerman - Perempat Final UEFA Nations League
Piala Eropa 21 Maret 2025, 01:25 -
Banding Ditolak, Laga Barcelona vs Osasuna Tetap Digelar Pekan Depan
Liga Spanyol 21 Maret 2025, 01:18 -
Diinginkan MU dan Liverpool, Juventus Bersedia Lepas Kenan Yildiz?
Liga Italia 21 Maret 2025, 01:01 -
Gak Jadi Beli, Real Betis Mau Pinjam Antony Lagi dari MU!
Liga Spanyol 21 Maret 2025, 00:52 -
Analisa Coach RD: Indonesia Kena Jebak Australia
Tim Nasional 21 Maret 2025, 00:41 -
Waduh, Thiago Motta Terancam Dipecat Juventus?
Liga Italia 21 Maret 2025, 00:40 -
Pemerintah Inggris Resmi Dukung Rencana MU Bangun Stadion Baru
Liga Inggris 20 Maret 2025, 23:49
LATEST EDITORIAL
-
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Dilepas Real Madrid pada 2015
Editorial 20 Maret 2025, 10:39 -
5 Target Alternatif untuk Man Utd Setelah Gagal Rekrut Geovany Quenda
Editorial 19 Maret 2025, 12:40