SRT: Cari Penerus Valentino Rossi Itu 'Misson: Impossible'
Anindhya Danartikanya | 12 Februari 2019 16:10
Bola.net - - Manajer Tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, mengaku yakin pihaknya bisa membimbing dan menyediakan talenta muda untuk tim pabrikan Yamaha di MotoGP pada masa mendatang. Meski begitu, ia tak bisa berjanji bisa menghadirkan 'The Next Valentino Rossi' bagi mereka. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan GPOne baru-baru ini.
Sebagai tim baru di MotoGP, SRT menaungi dua rider muda, Franco Morbidelli (24) dan Fabio Quartararo (19). Kedua rider ini mampu tampil menjanjikan dalam tiga uji coba yang telah digelar, yakni Valencia, Jerez dan Sepang. Hasil ini pun diyakini tak terlepas dari pengalaman Zeelenberg sebagai eks manajer tim Yamaha WorldSBK dan pelatih balap Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales di tim pabrikan.
"Semua tampak berjalan baik. Tapi jelas ini bukan berkat saya. Saya dan Yamaha saling kenal dengan baik, jadi ini membantu. Selain itu, orang-orang yang bekerja di tim kami juga berpengalaman di MotoGP. Bahkan orang seperti Ramon (Forcada) pernah meraih gelar. Jadi semua ini sangat membantu kami memahami apa yang dibutuhkan agar tampil kompetitif. Kami tim baru, tapi penuh orang berpengalaman," ujar Zeelenberg.
Tak Ingin Bebani Morbidelli-Quartararo
Dalam uji coba Sepang pekan lalu, Morbidelli berhasil menduduki posisi kedelapan, sementara Quartararo yang masih beradaptasi dengan sistem kerja di MotoGP, menduduki posisi ke-16. Zeelenberg pun tak mau memberikan beban pada kedua ridernya untuk segera tampil kompetitif di awal musim.
"Franco masih mengeksplorasi motor secara bertahap, dan tak mungkin ia langsung memahami segalanya hanya dalam sembilan hari uji coba. Trek demi trek, perbaikan demi perbaikan, pasti ia akan memahami rahasia motor kami. Sementara itu, Fabio masih debutan, tapi kami paham ia juga punya potensi besar dan ia tengah membuktikannya," ungkapnya.
Peluang Cari Pengganti Rossi
Pria asal Belanda ini juga tak memungkiri bahwa Petronas Yamaha SRT merupakan bagian dari program junior Yamaha, di mana salah satu dari kedua ridernya diharapkan bisa menjadi pengganti potensial untuk Valentino Rossi, yang akhir pekan ini berusia 40 tahun dan kontraknya dengan pabrikan Garpu Tala akan habis pada akhir 2020.
"Tak mudah cari Vale 'baru'. Ia rider spesial, melakukan hal-hal hebat di olahraga ini. Tapi pada akhirnya yang diinginkan pabrikan adalah rider yang mampu menang. Dari sudut pandang ini, jelas kami punya pondasi yang kuat untuk mengembangkan talenta muda bagi Yamaha. Jadi, mencari Vale 'baru' adalah 'mission: impossible', tapi mencarikan rider pemenang, tentu kami bisa melakukannya," pungkas Zeelenberg.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Morbidelli Sebut Rossi Sumber Motivasi, Ucap Selamat pada Bagnaia
Otomotif 11 Februari 2019, 09:35 -
Sebut Yamaha Tak Lagi 'Tersesat', Rossi Tetap Cemas
Otomotif 9 Februari 2019, 11:45 -
Rossi Sebut Vinales Sukses Buktikan Peningkatan Yamaha
Otomotif 8 Februari 2019, 10:25 -
Rossi Ingin Marini ke MotoGP Sebelum Dirinya Pensiun
Otomotif 7 Februari 2019, 16:00 -
Rossi Puas Akhirnya Satu Suara dengan Vinales
Otomotif 7 Februari 2019, 11:00
LATEST UPDATE
-
Man United dan Real Betis Siap Bahas Masa Depan Antony Pekan Depan
Liga Inggris 20 Maret 2025, 08:15 -
Patrick Kluivert Janji Bakal Asah Ketajaman Timnas Indonesia
Tim Nasional 20 Maret 2025, 08:05 -
Timnas Australia Tim yang Bagus, Tapi Begitu Juga dengan Timnas Indonesia
Tim Nasional 20 Maret 2025, 07:57 -
Nagelsmann: Jerman Bidik Kemenangan Ganda Lawan Italia
Piala Eropa 20 Maret 2025, 07:46
LATEST EDITORIAL
-
5 Target Alternatif untuk Man Utd Setelah Gagal Rekrut Geovany Quenda
Editorial 19 Maret 2025, 12:40 -
6 Calon Pengganti Thiago Motta di Juventus
Editorial 19 Maret 2025, 11:59 -
Slot & Arteta Berikutnya? 4 Manajer yang Pernah Finis di Atas Pep Guardiola
Editorial 18 Maret 2025, 16:58 -
Deretan Puasa Gelar Terlama di Inggris dan Momen Berakhirnya
Editorial 18 Maret 2025, 15:56