'Pensiun dari MotoGP Keputusan Terbaik untuk Jorge Lorenzo'

Anindhya Danartikanya | 1 Desember 2019 19:45
'Pensiun dari MotoGP Keputusan Terbaik untuk Jorge Lorenzo'
Jorge Lorenzo (c) HRC

Bola.net - Pebalap Aruba.it Racing Ducati WorldSBK, Scott Redding, meyakini bahwa pensiun memang merupakan keputusan terbaik untuk Jorge Lorenzo. Hal ini ia sampaikan kepada Speedweek, ketika dimintai pendapat mengenai Lorenzo yang memutuskan gantung helm dari MotoGP akhir musim ini.

Lorenzo mengumumkan keputusannya ini di pekan balap Valencia beberapa pekan lalu, dan pensiun dalam usia 32 tahun usai mengalami cedera punggung berkepanjangan akibat kecelakaan hebat di Assen, Belanda, pada Juni lalu.

Advertisement

"Saya pikir tadinya Jorge bakal pensiun lebih awal. Ia membela Honda dan semua tak berjalan baik. Saya tahu rasanya jadi orang tak sukses. Ia merupakan lima kali juara dunia dan meraih begitu lebih banyak hal ketimbang saya," ujar Redding.

1 dari 2 halaman

Tak Perlu Terus-terusan Menderita

Tak Perlu Terus-terusan Menderita

Pebalap Aruba.it Racing Ducati, Scott Redding (c) Aruba.it Ducati

Redding yang merupakan eks rider MotoGP tentu pernah bertarung melawan Lorenzo di sirkuit yang sama. Runner up Moto2 2013 ini paham benar Lorenzo merupakan petarung sejati, namun ketika cedera menghalangi, ia yakin Lorenzo tak perlu melanjutkan karier.

"Saya hanya bisa membayangkan rasanya menjadi dia, dengan situasi yang terus berlawanan dengannya. Jadi mengapa ia harus terus-terusan menderita?" ungkap pebalap asal Inggris berusia 26 tahun ini.

Menurut Redding, Lorenzo telah memiliki segalanya, yakni prestasi mentereng, lima gelar dunia, dan tentunya kekayaan.

2 dari 2 halaman

Kepercayaan Diri Terjun Bebas

"Jorge punya 100 juta euro di akun banknya, punya beberapa rumah yang indah. Jadi mengapa tak pensiun saja? Saya rasa ini hal terbaik yang bisa ia lakukan. Saya tahu ia mengalami beberapa cedera, an hal ini membuat Anda kehilangan kepercayaan diri," tutup Redding.

Redding meninggalkan MotoGP pada akhir 2018 usai gagal meraih hasil baik dengan Honda Gresini, Marc VDS Honda, Pramac Racing, dan Aprilia Gresini. Usai menjuarai British Superbike 2019, ia pun hijrah ke WorldSBK 2020.