Pecco Bagnaia: Gagal Menang Tapi Tetap Naik Podium, Ngapain Kecewa?
Anindhya Danartikanya | 29 Maret 2021 15:53
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, sama sekali tak kecewa gagal menang meski start dari pole dalam MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada Minggu (28/3/2021). Lewat GPOne, Bagnaia menyatakan bahwa naik podium dalam balapan ini sudah cukup memuaskan jika mengingat kiprahnya yang kelam musim lalu.
Tahun lalu, bersama Pramac Racing, 'Pecco' memang menjalani musim yang kurang baik. Meski sempat naik podium di San Marino dan memimpin 15 lap di Seri Emilia Romagna, ia sempat mengalami cedera retak tulang kaki akibat kecelakaan hebat di Ceko. Kini dengan situasi yang lebih baik, ia merasa sudah puas sekadar naik podium.
Start dari pole, Bagnaia langsung memimpin balapan. Namun, pada Lap 15, ia disalip oleh Maverick Vinales, yang mengambil alih pimpinan balap. Dua lap berikutnya, giliran Johann Zarco yang menyalipnya. Pada Lap 20, ia juga tersalip oleh Joan Mir. Namun, Bagnaia akhirnya finis ketiga usai Mir melebar di tikungan terakhir.
Akui Salah Strategi
"Saya kecewa, tapi tak perlu. Jika mengingat paruh kedua musim lalu di mana saya kerap kecelakaan dan melakukan banyak kesalahan, kini saya justru senang. Mesin Ducati memang layak dapat podium. Saya sudah coba segalanya, sampai ada bekas ban di baju balap saya. Saat Maverick menyalip, saya coba membuntuti, tapi dia langsung 'kabur'," ungkapnya.
Di lain sisi, juara dunia Moto2 2018 ini juga mengakui bahwa kegagalannya meraih kemenangan disebabkan oleh penerapan strategi yang salah. Mengingat seluruh pembalap dalam balapan ini memakai ban depan dan belakang lunak, Bagnaia malah kelewat ngotot pada paruh pertama balapan, hingga bannya aus saat mencapai finis.
"Saya memberlakukan strategi yang salah, langsung meletakkan diri di depan dan kelewat ngotot. Alhasil, pada pertengahan balap, saya kesulitan dengan ban belakang. Kondisi hari ini berbeda dari uji coba. Saya pikir saya bisa mempertahankan ban sampai akhir, nyatanya malah kesulitan. Bagian kanannya benar-benar aus," ujarnya.
Janji Lakukan Strategi Kebalikan di MotoGP Doha
Atas alasan ini, Bagnaia pun berjanji akan menerapkan strategi yang lebih baik pada balapan berikutnya, yakni MotoGP Doha yang juga digelar di Sirkuit Losail pada 2-4 April nanti. Ia pun akan fokus menyimpan performa bannya pada paruh pertama balapan, hingga bisa melakukan serangan pada pada paruh kedua balapan.
Pembalap 24 tahun ini juga menyatakan akan berusaha mencari setup ideal pada Desmosedici GP20 miliknya demi membantu misinya memperpanjang usia ban belakang. "Kami harus fokus pada paruh kedua balapan, mencari grip lebih banyak pada ban belakang, karena kami bermasalah di area ini dengan ban lama," tuturnya.
"Kini kami harus menganalisa semua data dan melakukan perubahan demi meningkatkan corner exit, karena saya nyaman dalam pengereman dan di tengah tikungan. Kami harus mempelajari data, semua bisa disesuaikan. Ini hanya soal setup," pungkas rider yang juga anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Sumber: GPOne
Video: Maverick Vinales Sukses Menangi MotoGP Qatar 2021
Baca Juga:
- Gagal Podium, Joan Mir Tetap Lega Suzuki Ternyata Masih Kompetitif
- Minggu Kelabu: Valentino Rossi-Franco Morbidelli Kompak Keok di MotoGP Qatar
- Video Highlights Maverick Vinales Sukses Menangi MotoGP Qatar 2021
- Johann Zarco: Tenaga Ducati Memang Oke, Tapi Wajib Merenung Usai Digilas Yamaha
- Maverick Vinales: Kemenangan MotoGP Qatar Terwujud Berkat Cal Crutchlow
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto2 2021 Usai Seri Qatar
Otomotif 28 Maret 2021, 23:18 -
Hasil Balap Moto2 Qatar: Dominan, Sam Lowes Sukses Bekuk Remy Gardner
Otomotif 28 Maret 2021, 23:17 -
Klasemen Sementara Moto3 2021 Usai Seri Qatar
Otomotif 28 Maret 2021, 22:05 -
Hasil Balap Moto3 Qatar: Jaume Masia Menang, Pedro Acosta Langsung Naik Podium
Otomotif 28 Maret 2021, 22:04 -
Hasil Pemanasan MotoGP Qatar: Fabio Quartararo-Maverick Vinales Berkuasa
Otomotif 28 Maret 2021, 20:13
LATEST UPDATE
-
Reaksi Bijak Marselino Ferdinan Usai Timnas Indonesia Dipermak Australia 1-5
Tim Nasional 21 Maret 2025, 07:18 -
Vinicius, Raphinha, Rodrygo: Perburuan Bintang Baru Brasil Pasca Neymar
Amerika Latin 21 Maret 2025, 06:34 -
Italia Ukir Rekor Buruk Usai Kalah dari Jerman
Piala Eropa 21 Maret 2025, 06:22 -
Italia Kesulitan Hadapi Bola Udara Jerman
Piala Eropa 21 Maret 2025, 06:04 -
Man of the Match Italia vs Jerman: Joshua Kimmich
Piala Eropa 21 Maret 2025, 06:01 -
Man of the Match Belanda vs Spanyol: Jeremie Frimpong
Piala Eropa 21 Maret 2025, 05:55 -
Calafiori Cedera, Italia dan Arsenal Dibayangi Kekhawatiran
Piala Eropa 21 Maret 2025, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Gelandang Terbaik Dunia 2017 Versi Xavi
Editorial 21 Maret 2025, 07:12 -
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Dilepas Real Madrid pada 2015
Editorial 20 Maret 2025, 10:39 -
5 Target Alternatif untuk Man Utd Setelah Gagal Rekrut Geovany Quenda
Editorial 19 Maret 2025, 12:40