Indonesia Anti-Doping Organization Bakal Ketat Awasi MotoGP Mandalika 2022
Anindhya Danartikanya | 10 Februari 2022 16:05
Bola.net - Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) mendapatkan tugas mengawasi gelaran MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 18-20 Maret mendatang. Keterlibatan IADO tak lepas dari kolaborasinya dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Di luar MotoGP, IMI juga bekerja sama dengan IADO dalam menegakkan semangat anti-doping dalam berbagai penyelenggaraan ajang olahraga dan mobilitas otomotif lainnya. Hal ini pun disampaikan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (9/2/202).
"IADO juga akan dilibatkan IMI dalam berbagai kejuaraan nasional hingga internasional lainnya yang diselenggarakan di Indonesia, di antaranya Asia Talent Cup, WorldSBK, GT World Challenge Asia, MXGP, Asia Pacific Rally Championship (APRC), hingga World Rally Championship," kata 'Bamsoet'.
Bamsoet juga mengatakan perubahan nama Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) menjadi IADO dilakukan demi mempermudah komunikasi di level internasional. Perubahan nama tersebut juga harus diikuti dengan semangat menjadikan IADO sebagai organisasi yang independen, profesional, dan terpercaya.
Pemerintah atau Pengurus Cabor Dilarang Campur Tangan
"Independen berarti tidak boleh ada campur tangan pemerintah maupun pengurus cabang olahraga dalam pengambilan keputusan anti-doping yang dikeluarkan IADO. Sedangkan profesional dan terpercaya, maka tidak boleh lagi ada pengurus IADO yang merangkap jabatan sebagai pengurus cabang olahraga atau pun pegawai pemerintah," ujar Bamsoet.
Bamsoet yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB Kodrat) itu mengatakan berbagai pihak harus ikut memberikan dukungan, mengingat sebelumnya IADO, yang dulu sempat bernama LADI, sering kesulitan memberikan sanksi kepada atlet yang menggunakan doping.
Hal itu karena cabor yang digeluti atlet terkait dipimpin pejabat negara atau tokoh yang berpengaruh. "IMI dan PB Kodrat akan berdiri paling depan memberikan sanksi terhadap atlet balap motor maupun tarung derajat yang terbukti memakai doping," ungkap Bamsoet.
"Langkah ini juga harus diikuti oleh cabang olahraga lainnya. Siapa pun atlet yang terbukti memakai doping, wajib dikenakan sanksi oleh IADO. Ketua Umum cabang olahraganya wajib memberikan dukungan," lanjutnya.
Indonesia Bebas Sanksi WADA
Lebih lanjut, Bamsoet juga mengapresiasi kerja keras Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan IADO yang telah bekerja keras sehingga Indonesia terbebas dari sanksi World Anti-Doping Agency (WADA) mulai 2 Februari 2022 lalu.
Dengan demikian, atlet dan tim Indonesia yang memenangi pertandingan level internasional bisa mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Indonesia juga bisa menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional, hingga mengirim utusan untuk menduduki berbagai posisi di lembaga olahraga internasional.
"Dari hukuman awal yang seharusnya berlaku satu tahun sejak dijatuhkan pada 7 Oktober 2021, bisa dipercepat hanya menjadi sekitar empat bulan. Pemberian sanksi tersebut cukup menjadi yang pertama dan terakhir. Jangan sampai terulang kembali," pungkas Bamsoet.
Sumber: Antara
Baca Juga:
- Nikmati Track Walk di Mandalika, Para Rider MotoGP: Resmi, Sirkuitnya Keren!
- Video: Satu Lap Keliling Mandalika, Tandai Kedatangan MotoGP Usai Penantian 25 Tahun
- Ngaku Cinta Indonesia, Marc Marquez Diserbu Netizen +62 Pakai Pantun dan Meme
- Repsol Honda Tepis Rumor Bakal Depak Pol Espargaro di MotoGP 2023
- Jadwal dan Daftar Pembalap Tes MotoGP Mandalika 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gowes di Sirkuit Mandalika, Aleix Espargaro: Keren Banget, Nggak Sabar Uji Coba di Sini!
Otomotif 9 Februari 2022, 15:30 -
Ducati Rilis Video 'Unboxing' Motor di Mandalika, Siap Jalani Uji Coba MotoGP
Otomotif 9 Februari 2022, 14:47 -
Mandalika Terus Matangkan Persiapan MotoGP 2022, Perbanyak Opsi Transportasi Penonton
Otomotif 9 Februari 2022, 14:15 -
Marc Marquez Akui Sempat Positif Covid-19 saat Rehat Musim Dingin
Otomotif 9 Februari 2022, 13:50 -
Bidik Gelar Lagi, Marc Marquez Tak Pede Bakal Dominasi MotoGP 2022
Otomotif 9 Februari 2022, 13:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Pertimbangkan Ademola Lookman sebagai Alternatif di Lini Serang
Liga Spanyol 23 Maret 2025, 03:32 -
Tuchel Evaluasi Kemenangan Pertamanya: Inggris Butuh Peningkatan
Piala Dunia 23 Maret 2025, 03:15 -
Juventus Siap Pecat Thiago Motta, Igor Tudor Jadi Kandidat Utama Penggantinya
Liga Italia 23 Maret 2025, 03:03 -
Inter Milan Bidik Arda Guler Jika Gagal Gaet Nico Paz
Liga Italia 23 Maret 2025, 03:02 -
Menepis Anggapan Remeh Liverpool 'Hanya' Mungkin Juara Premier League
Liga Inggris 23 Maret 2025, 02:45 -
Pemain Juventus Sempat Prediksi Thiago Motta Dipecat Usai Dihajar Fiorentina
Liga Italia 23 Maret 2025, 02:32 -
Barcelona Hadapi Krisis Bek Tengah Jelang Laga vs Osasuna
Liga Spanyol 23 Maret 2025, 02:15 -
Prediksi Formasi Juventus di Bawah Mancini: Vlahovic Makin Kesulitan?
Liga Italia 23 Maret 2025, 02:02 -
Julian Alvarez Geram dengan Kontroversi Penalti di Liga Champions
Liga Spanyol 23 Maret 2025, 01:32 -
Jaap Stam Yakin Jeremie Frimpong Cocok untuk Manchester United
Liga Inggris 23 Maret 2025, 01:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain dengan Harga Lebih Mahal dari Kylian Mbappe di 2025
Editorial 21 Maret 2025, 08:42 -
Di Mana Mereka Sekarang? 7 Pemain yang Dilepas Barcelona pada 2015
Editorial 21 Maret 2025, 07:23 -
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Gelandang Terbaik Dunia 2017 Versi Xavi
Editorial 21 Maret 2025, 07:12 -
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Dilepas Real Madrid pada 2015
Editorial 20 Maret 2025, 10:39