Adu Tajam Milito-Eto'o, Messi-Ibrahimovic, Hingga Ronaldo-Higuain
Gia Yuda Pradana | 13 April 2020 09:53
Bola.net - Musim 2009/10, Inter Milan menjadi yang terbaik dengan treble Liga Champions, Serie A, dan Coppa Italia. Musim itu, tim besutan Jose Mourinho tersebut memiliki duet tajam Diego Milito dan Samuel Eto'o dan lini serang.
Duo Milito dan Eto'o merupakan salah satu pasangan pemain paling produktif di lima liga top Eropa musim itu.
Keduanya menyumbang total 34 gol untuk Inter di Serie A. Dari 34 gol itu, 22 gol dicetak oleh Milito.
Namun, duo Milito-Eto'o bukanlah yang tertajam di lima liga top Eropa musim itu, karena persaingannya sangat ketat. Selain mereka, ada pula Fernando Torres - Steven Gerrard, Diego Forlan - Sergio Aguero, Wayne Rooney - Dimitar Berbatov, Lionel Messi - Zlatan Ibrahimovic, hingga Cristiano Ronaldo - Gonzalo Higuain.
Ada di urutan berapakah mereka? Simak daftar lengkapnya.
Kuranyi - Farfan (26 Gol)
Dari Schalke, ada duo Kevin Kuranyi dan Jefferson Farfan. Musim itu, mereka mencetak total 26 gol di Bundesliga Jerman. Kuranyi 18 gol, sedangkan Farfan 8 gol.
Borriello - Ronaldinho (26 Gol)
AC Milan finis peringkat 3 di Serie A 2009/10. Milan mencetak 60 gol, di mana 26 gol disumbangkan oleh Marco Borriello (14) dan Ronaldinho (12).
Luis Fabiano - Kanoute (27)
Sevilla finis peringkat 4 di La Liga 2009/10. Sevilla mencetak 65 gol, di mana 27 gol disumbangkan oleh Luis Fabiano (15) dan Frederic Kanoute (12).
Torres - Gerrard (27)
Liverpool pernah memiliki duo fantastis striker Fernando Torres dan kapten Steven Gerrard. Liverpool finis peringkat 7 di Premier League 2009/10. Liverpool mencetak 61 gol, di mana 27 gol disumbangkan oleh Torres (18) dan Gerrard (9).
Pazzini - Cassano (28)
Sampdoria finis peringkat 4 di Serie A 2009/10. Sampdoria mencetak 49 gol, di mana 28 gol disumbangkan oleh Giampaolo Pazzini (19) dan Antonio Cassano (9).
Vucinic - Totti (28)
AS Roma finis peringkat 2 di Serie A 2009/10, cuma dua poin di belakang Inter Milan. Roma mencetak 68 gol, di mana 28 gol disumbangkan oleh Mirko Vucinic (14) dan sang kapten Francesco Totti (14).
Robben - Muller (29)
Bayern Munchen meraih titel Bundesliga mereka yang ke-21 pada musim 2009/10. Bayern musim itu mencetak 72 gol, di mana 29 gol disumbangkan oleh Arjen Robben (16) dan Thomas Muller (13).
Villa - Mata (30)
Kesuksesan Valencia finis peringkat 3 di La Liga 2009/10 tak lepas dari kontribusi dua pemain pentingnya, yakni David Villa (21 gol) dan Juan Mata (9 gol).
Forlan - Aguero (30)
Atletico Madrid identik dengan striker-striker hebat. Musim 2009/10 ini merupakan salah satu buktinya, di mana mereka memiliki duet Diego Forlan (18 gol) dan Sergio Aguero (12 gol).
Miccoli - Cavani (32)
Palermo bisa saja jadi klub besar andai tak menjual pemain-pemain terbaiknya. Di Serie A 2009/10, Palermo bahkan punya duet Fabrizio Miccoli (19) dan Edinson Cavani (13) yang mencetak 32 dari 59 gol mereka.
Bent - Jones (33)
Sunderland finis peringkat 13 di Premier League 2009/10. Sunderland mencetak 48 gol, di mana 33 gol disumbangkan oleh Darrent Bent (24) dan Kenwyne Jones (9).
Dzeko - Grafite (33)
Wolfsburg finis peringkat 8 di Bundesliga 2009/10. Wolfsburg mencetak 64 gol, di mana 33 gol disumbangkan oleh Edin Dzeko (22) dan Grafite (11).
Kiessling - Derdiyok (33)
Bayer Leverkusen finis peringkat 4 di Bundesliga 2009/10. Leverkusen mencetak 65 gol, di mana 33 gol disumbangkan oleh Stefan Kiessling (21) dan Eren Derdiyok (12).
Milito - Eto'o (34)
Keduanya menyumbang total 34 gol untuk Inter di Serie A 2009/10. Dari 34 gol itu, 22 gol dicetak oleh Milito, sedangkan 12 gol diciptakan oleh Eto'o.
Tevez - Adebayor (37)
Manchester City finis peringkat 5 di Premier League 2009/10. City mencetak 73 gol, di mana 37 gol disumbangkan oleh Carlos Tevez (23) dan Emmanuel Adebayor (14).
Di Natale - Floro Flores (38)
Udinese finis peringkat 15 di Serie A 2009/10. Udinese mencetak 54 gol, di mana 38 gol disumbangkan oleh Antonio Di Natale (29) dan Antonio Floro Flores (9). Di Natale finis sebagai top skor, dengan keunggulan tujuh gol atas Diego Milito (Inter Milan).
Rooney - Berbatov (38)
Manchester United finis peringkat 2 di Premier League 2009/10. Manchester United mencetak 86 gol, di mana 38 gol disumbangkan oleh Wayne Rooney (26) dan Dimitar Berbatov (12).
Messi - Ibrahimovic (50)
Hanya ada tiga pasang pemain yang mencetak minimal 50 gol di lima liga top Eropa musim 2009/10. Yang pertama adalah Lionel Messi dan Zlatan Ibrahimovic dari Barcelona.
Barcelona mencetak 98 gol, di mana 50 gol disumbangkan oleh Messi (34) dan Ibrahimovic (16). Barcelona finis sebagai juara, dan Messi juga meraih Trofeo Pichichi dengan 34 golnya.
Drogba - Lampard (51)
Chelsea menjuarai Premier League 2009/10 dengan 86 poin, unggul satu poin atas Manchester United. Didier Drogba juga meraih gelar top skor dengan 29 golnya, unggul tiga gol atas Wayne Rooney (Manchester United).
Musim itu, Chelsea mencetak 103 gol di Premier League, di mana 51 gol disumbangkan oleh Drogba (29) dan Frank Lampard (22).
Higuain - Ronaldo (53)
Musim itu, Real Madrid baru saja mendatangkan pemain-pemain kelas dunia. Termasuk di antaranya adalah Cristiano Ronaldo dari Manchester United dan Kaka dari AC Milan.
Meski gagal membantu Madrid juara La Liga, Ronaldo langsung menunjukkan kualitasnya di musim perdana. Duetnya bersama Gonzalo Higuain adalah yang tertajam di lima liga top Eropa musim itu.
Madrid mencetak 102 gol di La Liga musim itu, di mana 53 gol disumbangkan oleh Higuain (27) dan Ronaldo (26).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dilepas Chelsea, Zinedine Zidane Buka Pintu Bernabeu untuk N'Golo Kante
Liga Spanyol 12 April 2020, 10:02 -
Pemain Mulai Gerakan Amal, Klub Premier League Cemas Tidak Bisa Potong Gaji
Liga Inggris 12 April 2020, 06:40
LATEST UPDATE
-
Italia Ukir Rekor Buruk Usai Kalah dari Jerman
Piala Eropa 21 Maret 2025, 06:22 -
Italia Kesulitan Hadapi Bola Udara Jerman
Piala Eropa 21 Maret 2025, 06:04 -
Man of the Match Italia vs Jerman: Joshua Kimmich
Piala Eropa 21 Maret 2025, 06:01 -
Man of the Match Belanda vs Spanyol: Jeremie Frimpong
Piala Eropa 21 Maret 2025, 05:55 -
Calafiori Cedera, Italia dan Arsenal Dibayangi Kekhawatiran
Piala Eropa 21 Maret 2025, 05:52 -
Man of the Match Denmark vs Portugal: Diogo Costa
Piala Eropa 21 Maret 2025, 05:41 -
Man of the Match Kroasia vs Prancis: Ivan Perisic
Piala Eropa 21 Maret 2025, 05:32 -
Link Live Streaming Peru vs Bolivia - Kualifikasi Piala Dunia 2026
Amerika Latin 21 Maret 2025, 05:30
LATEST EDITORIAL
-
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Dilepas Real Madrid pada 2015
Editorial 20 Maret 2025, 10:39 -
5 Target Alternatif untuk Man Utd Setelah Gagal Rekrut Geovany Quenda
Editorial 19 Maret 2025, 12:40