Raheem Sterling Tinggalkan Liverpool Demi Uang? Begini Kesaksian Brendan Rodgers
Asad Arifin | 26 Maret 2020 14:48
Bola.net - Raheem Sterling menjadi salah satu pemain paling dibenci fans Liverpool. Sebab, dia dituding sebagai sosok yang mata duitan ketika memilih pindah ke Manchester City pada 2015 silam. Benarkah begitu?
Raheem Sterling merupakan pemain jebolan tim muda Liverpool. Dia mampu tampil mengesankan sejak musim 2012/2013. Namun, secara mengejutkan dia memilih pindah pada 2015 ke Man City.
Pada tahun tersebut, Man City begitu gencar membeli pemain dengan harga mahal. The Citizen juga menawarkan gaji fantastis pada pemainnya. Raheem Sterling salah satunya. Dia dibeli dengan harga 60 juta euro.
Harga tersebut tergolong pada mahal pada zamannya, apalagi Raheem Sterling masih sangat muda. Harga itu membuat Raheem Sterling menjadi pemain Inggris paling mahal. Rekor yang saat ini dipegang Harry Maguire.
Raheem Sterling Pindah ke Man City Bukan karena Uang
Liverpool sebenarnya sudah menawarkan kontrak baru kepada Raheem Sterling, tetapi ditolak. Padahal, The Reds siap memberikan kenaikan gaji. Raheem Sterling kemudian pindah ke Man City dan fans Liverpool menyebut dia mata duitan.
"Bagi Raheem Sterling, ini bukan soal uang," kata pelatih Liverpool saat itu, Brendan Rodgers kepada Liverpool Echo.
Brendan Rodger mengatakan, Liverpool sebenarnya juga menawarkan kontrak besar untuk Raheem Sterling, yang saat itu berusia 20 tahun. Namun, Raheem Sterling punya pertimbangan lain dan itu terkait dengan ambisi pribadinya.
"Jika itu tentang uang, dia bisa saja tetap di Liverpool. Itu tentang menjadi yang terbaik yang dia bisa. Pada saat itu, ada kesempatan untuk pergi ke tempat di mana mereka memiliki pemain-pemain kelas atas," kata Rodrges.
"Dia pergi ke Man City, berkembang dan menjadi juara," ucap pria yang kini menjadi manajer Leicester City tersebut.
Raheem Sterling Buka Peluang Kembali ke Liverpool
Kepindahan Raheem Sterling memang memicu banyak kontroversi. Fans Liverpool marah padanya. Namun, pria yang kini berusia 25 tahun masih memberi ruang bagi Liverpool di dalam hatinya. Sterling tidak menutup kemungkinan kembali ke Anfield di masa depan.
"Apakah saya bakal kembali ke Liverpool lagi? Sejujurnya, saya mencintai Liverpool. Jangan dipelintir, mereka selalu ada di hatiku. Liverpool adalah tim yang melakukan banyak hal untukku hingga seperti sekarang," kata Raheem Sterling.
Liverpool sendiri diyakini tidak akan membeli Raheem Sterling dalam waktu dekat ini. Man City diprediksi tidak akan begitu saja melepas salah satu pemain terbaiknya.
Sumber: Liverpool Echo
Baca Ini Juga:
- Premier League Bisa Jadi Ditunda Lebih Lama Lagi, Gary Neville Jelaskan Alasannya
- Tottenham Ingin Harry Kane Bertahan, Kuncinya Trofi Juara
- Kompilasi Aksi Lucu James Miller Saat Virus Corona Melanda: Potong Rumput Hingga Pensil
- Sisi Positif Pandemi Virus Corona Bagi Harry Kane dan Inggris
- Ryan Fraser Kembali Masuk Radar Arsenal, Mikel Arteta Tertarik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adama Traore: Saya Mirip Raheem Sterling? Dia yang Mirip Saya
Liga Inggris 24 Maret 2020, 08:10 -
Abaikan Manchester City, David Alaba Pilih Pindah ke Spanyol
Bundesliga 23 Maret 2020, 19:00 -
Saingi Duo Clasico, Manchester City Juga Kejar David Alaba
Bundesliga 23 Maret 2020, 16:50 -
Faktor Virus Corona Pengaruhi Peruntungan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 23 Maret 2020, 14:49
LATEST UPDATE
-
Man United dan Real Betis Siap Bahas Masa Depan Antony Pekan Depan
Liga Inggris 20 Maret 2025, 08:15 -
Patrick Kluivert Janji Bakal Asah Ketajaman Timnas Indonesia
Tim Nasional 20 Maret 2025, 08:05 -
Timnas Australia Tim yang Bagus, Tapi Begitu Juga dengan Timnas Indonesia
Tim Nasional 20 Maret 2025, 07:57 -
Nagelsmann: Jerman Bidik Kemenangan Ganda Lawan Italia
Piala Eropa 20 Maret 2025, 07:46
LATEST EDITORIAL
-
5 Target Alternatif untuk Man Utd Setelah Gagal Rekrut Geovany Quenda
Editorial 19 Maret 2025, 12:40 -
6 Calon Pengganti Thiago Motta di Juventus
Editorial 19 Maret 2025, 11:59 -
Slot & Arteta Berikutnya? 4 Manajer yang Pernah Finis di Atas Pep Guardiola
Editorial 18 Maret 2025, 16:58 -
Deretan Puasa Gelar Terlama di Inggris dan Momen Berakhirnya
Editorial 18 Maret 2025, 15:56