5 Pelajaran Laga West Ham vs Man United: Penebusan Lingard & Tangan Pahlawan De Gea

Dimas Ardi Prasetya | 20 September 2021 06:15
5 Pelajaran Laga West Ham vs Man United: Penebusan Lingard & Tangan Pahlawan De Gea
Skuat Manchester United merayakan gol Lord Jesse Lingard ke gawang West Ham di London Stadium, Minggu (19/09/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United pulang dari markas West Ham dengan memetik poin penuh, Minggu (19/09/2021) malam WIB.

Pertandingan antara West Ham dengan Man United di pekan kelima Premier League 2021-22 ini dilangsungkan di London Stadium. The Hammers membuka laga dengan apik.

Advertisement

Mereka unggul pada menit ke-30 melalui Said Benrahma. Namun lima menit kemudian, MU bisa menyamakan skor melalui aksi Cristiano Ronaldo.

Duel tampaknya akan berakhir imbang. Namun sang pemain pengganti yakni Jesse Lingard sukses menjebol gawang West Ham pada menit ke-89.

Tapi setelah itu laga tampaknya benar-benar akan berakhir imbang. Sebab West Ham mendapat hadiah penalti pada menit 90+2. Tapi untungnya David de Gea bisa menepis tendangan Mark Noble.

Dari laga Manchester United atas West Ham itu, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Cristiano Ronaldo Sulit Dihentikan

Cristiano Ronaldo Sulit Dihentikan

Cristiano Ronaldo di laga West Ham vs Manchester United di London Stadium, Minggu (19/09/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Lagi dan lagi. Cristiano Ronaldo kembali mencetak gol bagi Manchester United.

Sebelumnya ia sukses mengemas gol di laga perdananya lawan Newcastle. Tak cuma satu tapi dua sekaligus.

Ronaldo kemudian mengemas gol lagi di laga Liga Champions lawan Young Boys. Sayang ia tak bermain penuh. Jika saja ia main 90 menit bisa saja koleksi golnya bertambah.

Lalu di laga lawan West Ham, ia kembali mencetak gol. Ini gol penting karena menjaga moral penggawa MU.

Ronaldo memang makin menua dan fisiknya tak setangguh dahulu. Namun ia makin matang dan pergerakan tanpa bolanya makin ciamik dan itu membuatnya sulit dihentikan.

2 dari 5 halaman

Rice, Sosok yang Dibutuhkan Bagi Man United

Rice, Sosok yang Dibutuhkan Bagi Man United

Declan Rice dan Mark Noble sedih setelah West Ham dikalahkan Manchester United di London Stadium, Minggu (19/09/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Manchester United memainkan dobel pivot di laga lawan West Ham. Mereka adalah Scott McTominay dan Fred.

McTominay tampil angin-anginan. Sementara Fred tampil ambyar. Alhasil para gelandang West Ham kerap bisa dengan mudah melewati adangan dua pemain itu.

Nah di sisi lain, West Ham punya Declan Rice. Pemain berusia 22 tahun itu tampil solid bersama Tomas Soucek.

Ia menampilkan performa yang komplit. Ia pemain yang kuat dan bertenaga serta bertempur tanpa kenal lelah dan punya penempatan posisi yang oke. Namun Rice juga sanggup membantu timnya mengancam gawang lawan dengan umpan-umpannya yang akurat.

Hadirnya Rice membuat MU kesulitan menyerang dari tengah. Bruno Fernandes dkk pun terpaksa sering harus melipir ke sisi sayap. United jelas butuh pemain sekelas Rice di lini tengahnya.

3 dari 5 halaman

Penebusan Lord Lingard

Penebusan Lord Lingard

Winger Manchester United, Jesse Lingard (c) AP Photo

Jesse Lingard sebelumnya mendapat sorotan dan kritikan dari fans Manchester United. Sebab ia membuat kesalahan di laga lawan Young Boys di Liga Champions sebelumnya.

Backpass pemain Inggris itu membuat lawan bisa mencetak gol. MU pun kalah 2-1.

Di laga lawan West Ham ini, Lingard dimainkan sebagai pemain pengganti. Ia masuk pada menit ke-73 menggantikan Paul Pogba.

Pada menit ke-89, usai menerima umpan dari Nemanja Matic, Lingard menusuk masuk ke tengah dari sayap kiri dan melepas tendangan keras melengkung. Bola tak bisa dijangkau kiper dan masuk ke pojok kiri atas gawang West Ham.

Gol yang berkelas. Selain itu, golnya terbukti menjadi gol kemenangan bagi MU. Ini adalah penebusan yang manis bagi Lord Lingardinho.

4 dari 5 halaman

Tangan Pahlawan De Gea

Tangan Pahlawan De Gea

Kiper Manchester United, David De Gea. (c) AP Photo

Manchester United berpotensi mengakhiri laga dengan skor 2-2. Sebab pada injury time babak kedua, West Ham mendapat penalti.

Saat itu Luke Shaw melakukan handball di kotak terlarang. Untungnya eksekusi Mark Noble sukses ditepis oleh David De Gea.

Ia mampu membaca arah tendangan Noble. De Gea terbang ke kiri dan sukses menghalau si kulit bundar.

Uniknya, De Gea sudah lama tidak menepis tendangan penalti lawan. Terakhir kali ia melakukannya di Premier League adalah saat bersua Everton pada Oktober 2014 silam. Saat itu ia menggagalkan eksekusi Leighton Baines.

Di sisi lain, Noble sejatinya adalah eksekutor terpercaya West Ham. Ia tak pernah gagal mengeksekusi bola dari titik putih sejak Desember 2016 silam.

5 dari 5 halaman

Problem Pergantian Pemain MU

Problem Pergantian Pemain MU

Selebrasi Manchester United usai menaklukkan West Ham, Premier League 2021/22 (c) AP Photo

Bos Manchester United Ole Gunner Solskjaer mendapat kritikan dari fans dan media tengah pekan kemarin usai lawan Young Boys. Semua karena perkara pergantian pemain.

Saat itu Ole menarik keluar Cristiano Ronaldo pada menit ke-72. Saat itu MU main 10 pemain dan Ronaldo diyakini bisa membantu MU tetap bisa mencetak gol.

Kini ada hal lain yang disorot dari Ole. Masalahnya masih sama yakni soal pergantian pemain. Namun yang ini karena ia menunggu terlalu lama untuk melakukan pergantian pemain.

Ia menarik keluar Paul Pogba dan Mason Greenwood pada menit ke-73 dan menggantikannya dengan Jadon Sancho serta Jesse Lingard. Pergantian itu dinilai kurang cepat karena MU butuh gol dengan segera demi mengendalikan jalannya laga.

Untungnya saat itu West Ham yang sedang tampil dominan tidak diperkuat oleh Michail Antonio. Jika ia main, mungkin Manchester United bakal pulang dengan tangan hampa.

(Mirror/Sportskeeda/Sky Sports Statto)