PSSI: JC Berpotensi Ganggu Stabilitas Timnas

Editor Bolanet | 23 Oktober 2012 20:04
PSSI: JC Berpotensi Ganggu Stabilitas Timnas
Koordinator Timnas, Bob Hippy © Bola-Esa
- Meski terus menggelar rapat lanjutan, namun Joint Committee (JC) masih belum menemukan kesepakatan seputar tim nasional Indonesia. Hal tersebut lantaran perbedaan yang mencolok terjadi antara anggota JC.

Maklum saja, komposisi JC merupakan empat perwakilan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan empat dari Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Kedua pihak, tetap bertahan dengan pendapatnya terkait siapa yang berhak melatih Timnas senior

Perwakilan JC dari KPSI, ngotot supaya Alfred Riedl dijadikan pelatih kepala Timnas senior dan Nil Maizar menjadi asistennya. Sementara PSSI, menginginkan agar Nil tetap menjadi pelatih kepala dan Riedl sebagai penasehatnya.

Timnas tetap di bawah PSSI dan tidak boleh terpengaruh kondisi yang terjadi di JC terkait harmonisasi. Jika dibiarkan, khawatir dapat mengganggu stabilitas Timnas. Seharusnya, Timnas tidak dibahas dalam rapat JC sebab dalam pertemuan AFF council meeting di Yangon, Myanmar disepakati bahwa Timnas yang berhak mewakili Indonesia di Piala AFF adalah Timnas PSSI, ujar Koordinator Timnas, Bob Hippy.

Dalam rapat tersebut, perwakilan JC dari PSSI juga sudah bertindak dewasa dengan meminta Alfred Riedl untuk menjadi penasihat Nil Maizar. Untuk apa memaksakan sesuatu yang tidak logis, tutupnya. (esa/dzi)