Arema FC Berharap PSSI Tak Sekadar Hentikan Kompetisi
Serafin Unus Pasi | 11 Januari 2021 18:50
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal kelanjutan kompetisi musim 2020/2021, yang diusulkan untuk dihentikan saja. Klub berlogo singa mengepal ini berharap agar para pengambil kebijakan, terutama di PSSI, bisa menimbang baik-baik sebelum mengambil keputusan.
"Kami berharap jangan asal menghentikan kompetisi," ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net, beberapa waktu lalu.
"Semua harus dipertimbangkan dampaknya. Harus dipertimbangkan dampak-dampaknya terhadap semua stakeholder sepak bola Indonesia," sambungnya.
Menurut Ruddy, dampak yang juga harus dipikirkan para pengambil keputusan adalah dalam aspek bisnis. Jika kompetisi dihentikan, tentu ada perjanjian yang tidak bisa berlanjut.
"Ini tentu akan berpengaruh terhadap kerja sama ke depannya. Bisnis ini kan urusan trust. Dengan kondisi ini kan sulit untuk berbicara masalah trust," papar Ruddy.
"Mungkin, untuk saat ini, mereka bisa mengerti. Namun, tak tertutup kemungkinan, ke depannya masalah trust ini akan berdampak terhadap kerja sama," ia menambahkan.
Sebelumnya, muncul banyak usulan agar kompetisi musim 2020/2021 dihentikan saja. Hal ini tak lepas dari belum adanya izin dari pihak kepolisian kepada PSSI dan PT LIB untuk kembali menggelar kompetisi.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini..
Arema Bakal Terdampak
Lebih lanjut, Ruddy menyebut bahwa Arema FC pasti akan terdampak jika nantinya kompetisi dihentikan. Terlebih lagi, sebagai klub profesional, Arema FC benar-benar menggantungkan hidupnya kepada kerja sama dengan sponsor.
"Yang kami pikirkan ke depannya. Karena tak ada trust ini yang bakal susah," tutur Ruddy.
"Bukan hanya Arema, klub-klub profesional lainnya seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan lainnya tentu juga bakal terdampak dengan hal ini," ia menambahkan.
Beri Kepastian Hukum
Sementara itu, Ruddy juga berharap agar PSSI bisa memberi kepastian hukum jika nantinya kompetisi musim 2020/2021 benar-benar tak dilanjutkan. Kepastian hukum yang dimaksud Ruddy ini terutama menyangkut hubungan klub dengan pihak lain, termasuk pemain, pelatih, ofisial, dan sponsor.
"Kami berharap ada back-up dari PSSI soal ini," papar Ruddy.
"Kalau memang federasi bisa menjamin, kami tak masalah jika kompetisi nantinya dihentikan," ia menegaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bima Sakti Ingatkan Para Pemain Timnas Indonesia U-16 Jaga Pola Hidup Sehat
Tim Nasional 8 Januari 2021, 21:13 -
Kontraknya Segera Kedaluwarsa, Nil Maizar Siap Bertahan di Persela Lamongan
Bola Indonesia 8 Januari 2021, 21:06 -
Kompetisi Shopee Liga 1 2020/2021 Bergulir Lagi pada Maret 2021?
Bola Indonesia 8 Januari 2021, 17:24 -
Persebaya Surabaya Berharap Suara-Suara Klub Didengar PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2021, 23:34
LATEST UPDATE
-
Optimisme Timnas Bahrain Curi Poin di Jakarta
Tim Nasional 22 Maret 2025, 11:46 -
Krisis Bek Melanda Bahrain Jelang Lawan Timnas Indonesia
Tim Nasional 22 Maret 2025, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain dengan Harga Lebih Mahal dari Kylian Mbappe di 2025
Editorial 21 Maret 2025, 08:42 -
Di Mana Mereka Sekarang? 7 Pemain yang Dilepas Barcelona pada 2015
Editorial 21 Maret 2025, 07:23 -
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Gelandang Terbaik Dunia 2017 Versi Xavi
Editorial 21 Maret 2025, 07:12 -
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Dilepas Real Madrid pada 2015
Editorial 20 Maret 2025, 10:39