Hari Ini 12 Tahun yang Lalu, Roket Scholes ke Gawang Barcelona Bawa MU Lolos ke Final UCL
Dimas Ardi Prasetya | 29 April 2020 20:49
Bola.net - Gol roket Paul Scholes di babak semifinal Liga Champions sukses menumbangkan Barcelona dan membawa Manchester United melaju ke final liga Champions 2007-08.
United melangkah ke kompetisi tersebut dengan gabung ke Grup F bersama AS Roma, Sporting Lisbon, dan Dinamo Kiev. Setan Merah pun lolos ke dari fase tersebut sebagai juara grup dengan raihan 16 poin.
Di babak 16 besar, mereka berhasil mengatasi perlawanan Lyon dengan agregat 2-1. Di perempat final, Roma kembali jadi lawan mereka Namun United bisa menang telak dengan agregat 3-0.
Di semifinal, tim asuhan Sir Alex Ferguson sudah ditunggu oleh raksasa La Liga, Barcelona. Saat itu Blaugrana diarsiteki oleh Frank Rijkaaard.
Leg Pertama
Leg pertama duel antara Barcelona vs Manchester United digelar di Camp Nou pada 23 April 2008. Pertandingan itu berlangsung alot.
Cristiano Ronaldo sempat mendapat peluang untuk membuat MU unggul pada menit ketiga. Mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Milito melakukan handball di area terlarang
Akan tetapi eksekusi CR7 buruk. Bola tendangannya melebar. Di sisi lain Barcelona sendiri cukup kesulitan untuk merancang skema yang bisa membahayakan gawang Edwin van Der Sar.
Pada akhirnya laga ini berakhir tanpa pemenang. Skor 0-0 terjadi di hadapan lebih dari 75.000 penonton di Camp Nou.
Leg Kedua
Leg kedua digelar pada 29 April 2008. Tentu saja kali ini Old Trafford yang menjadi tuan rumah pertandingan tersebut.
Laga ini tentu mendebarkan bagi Manchester United. Sebab mereka harus menjamu Barcelona tanpa beberapa pemain andalannya seperti Wayne Rooney dan Nemanja Vidic.
Barca tampil dengan inisiatif menyerang. Namun untuk peluang dari Lionel Messi masih bisa dihalau oleh Edwin Van Der Sar. Kegagalan Blaugrana untuk mencetak gol harus dibayar mahal.
Pada menit ke-14, Cristiano Ronaldo berusaha untuk menyerang dari sisi kiri. Bola kemudian lepas dari penguasaannya karena gangguan dari Gianluca Zambrotta. Bola kemudian dikuasai oleh Paul Scholes.
Dengan sekali kontrol, Scholes melepas tendangan keras dari jarak sekitar 18 meter. Bola melesat kencang dan melengkung menjauhi Victor Valdes. Si kulit bundar pun akhirnya melesat masuk ke sisi kiri gawang Blaugrana.
Barcelona kemudian mencoba membalas gol tersebut. Namun usaha mereka kerap terhalang oleh kekokohan dan kedisiplinan lini belakang Man United yang saat itu dikawal Rio Ferdinand dan Wes Brown.
Gol Scholes akhirnya menjadi satu-satunya gol yang tercipta di laga ini. Manchester United akhirnya lolos ke final Liga Champions dengan agregat 1-0 atas Barcelona.
Puasnya Sir Alex Ferguson
Kemenangan ini tentu disambut dengan rasa bahagia oleh Sir Alex Ferguson. Ia mengakui mengalahkan tim sekelas Barcelona jelas tidak mudah.
"Kami semua senang berada di final. Kami membutuhkan kinerja yang fantastis malam ini dan kami mendapatkannya," seru Ferguson.
"Ya, itu adalah malam yang panjang - kami bermain melawan klub sepak bola yang fantastis dan tim yang hebat. Tidak mudah untuk mengalahkan tim Barça itu - mereka memainkan sepak bola yang sangat bagus," pujinya.
Manajer asal Skotlandia itu juga tidak lupa memuji Paul Scholes dan golnya. "Paul Scholes mencetak gol fantastis."
"Kita tidak bisa berharap ia mencetak gol sebanyak ketika ia masih muda tapi ia tentu saja mencetak gol yang bagus malam ini," puji Ferguson.
Susunan Pemain Leg Kedua
Manchester United (4-4-2): Van der Sar; Hargreaves, Ferdinand, Brown, Evra; Nani, Scholes, Carrick, Ji-Sung; Ronaldo, Tevez.
Barcelona (4-3-3): Valdes; Zambrotta, Puyol, Milito, Abidal; Xavi, Deco, Toure; Messi, Iniesta, Eto'o.
(Twitter/ChampionsLeague)
Baca Juga:
- Kaka, Neymar, dan Deretan 'Samba' Terganas di Liga Champions
- Milan vs Barcelona 2006, Assist Brilian Ronaldinho dan Laga Terakhir Trio Diavolo
- Ketika Ronaldo Menciptakan Gol Tercepat di Derby Madrid
- Samuel Etoo, Juan Mata dan Mereka yang Terlupakan dalam Sejarah Real Madrid
- Mengenang Tripletta Perdana David Trezeguet di Serie A
- Memori Derby della Madonnina: Inter 0-6 Milan
- Sebuah Kisah Klasik AC Milan: 5 Penyebab Tenggelamnya I Rossoneri
- Athena 1994: Saat AC Milan Memupus Mimpi 'Tim Impian' Barcelona
- Hari Ini 10 Tahun Lalu: Inter Milan Parkir Bus di Camp Nou, Barcelona Menang tapi Menangis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Boer Terkejut De Ligt Pilih Juventus Ketimbang Barcelona
Liga Italia 28 April 2020, 21:23 -
Arthur Selangkah Lebih Dekat Gabung Juventus
Liga Italia 28 April 2020, 21:20 -
Agen Bernadeschi Akui Sempat Adakan Pertemuan Dengan Barcelona
Liga Italia 28 April 2020, 19:28 -
Perkuat Pertahanan, Arsenal Prioritaskan Transfer Samuel Umtiti
Liga Spanyol 28 April 2020, 19:00 -
Barcelona Mulai Bergerak Dekati PSG untuk Rekrut Marquinhos
Liga Spanyol 28 April 2020, 18:53
LATEST UPDATE
-
Elang Andes Siap Menerkam: Superioritas Peru atas Bolivia
Amerika Latin 20 Maret 2025, 14:09 -
Jadwal Lengkap BRI Liga 1 2024/2025
Bola Indonesia 20 Maret 2025, 14:09 -
Cara Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia dari HP Kamu!
Tim Nasional 20 Maret 2025, 14:00 -
Profil Biodata Dean James: Benteng Baru di Sisi Kiri Timnas Indonesia
Tim Nasional 20 Maret 2025, 13:54 -
Brasil Goyah, Kolombia Bisa Menggoreskan Luka
Amerika Latin 20 Maret 2025, 13:49 -
Koeman dan Warisannya di Barcelona: Lahirnya Generasi Emas Baru
Liga Spanyol 20 Maret 2025, 13:45 -
Profil dan Biodata Joey Pelupessy: Jantung Baru Timnas Indonesia
Tim Nasional 20 Maret 2025, 13:28
LATEST EDITORIAL
-
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Dilepas Real Madrid pada 2015
Editorial 20 Maret 2025, 10:39 -
5 Target Alternatif untuk Man Utd Setelah Gagal Rekrut Geovany Quenda
Editorial 19 Maret 2025, 12:40